02 May 2015

Sekilas tentang EMIS

Assalaamu alaikum pengunjung guruKATRO,

Assalaamu ‘alaikum KATROmania

Education Management Information Systems, atau yang lebih dikenal singkatan EMIS, memang sudah tidak asing lagi bagi para pengelola Madrasah. Adalah Sebuah Aplikasi yang diluncurkan oleh Bidang Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia, digunakan untuk menyampaikan laporan secara resmi tentang data Madrasah, didalamnya meliputi data Kelembagaan, Sarana Prasarana, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, dan Kesiswaan.

Satu  Data Madrasah yang dilaporkan secara terpisah dari EMIS adalah data pengelolaan dana BOS, yang dilaporkannya melalui SIMBOS, Aplikasi lain tapi masih milik Pendidikan Madrasah yang kelihatannya telah mati suri disaat baru dilahirkan, dan hingga kini belum siuman juga. Hehehehehe ....Yang ini biarkan saja dulu, jangan dibahas disini.

Kembali ke EMIS,
Aplikasi ini memang sudah sangat tidak asing lagi bagi Pengelola Madrasah, kalau tidak salah, mulai tahun 2008 (maaf bila ternyata sudah diluncurkan sebelum tahun itu), karena KATRO malah mengenali Aplikasi itu mulai tahun 2009, dan pertama kali KATRO gunakan Aplikasi EMIS dalam bentuk offline dengan halaman EMIS seperti tampilan ONLINE, sangat ribet tentunya, karena harus menampilkan EMIS secara offline dalam format halaman penuh. Komputer baru bisa menampilkan halaman itu setelah diinstall  XAMPP,

DIDALAMNYA kita harus mengatur beberapa standar dan juga harus bisa mengarahkan agar bisa menapilkan sekaligus juga mengisi data pada situs EMIS secara offline, ini artinya penggunaan EMIS OFFLINE saat itu menuntut Penggunanya  harus menguasai aplikasi blog mengandung format app dalam bentuk Offline.

Bayangkan saja, saat itu belum dikenal istilah Operator Madrasah, dan ..... mencoba blog online standar tanpa appDATA pun belum pernah, tapi dituntut untuk mengisntall dalam bentuk appDATA sekaligus mengisi data dan seterusnya menyimpan untuk dikirimkan ke juragan EMIS pusat, maka saat itu hanya beberapa persen yang berhasil, bahkan yang tidak mampu hanya sekedar bisa menampilkan halamannya. Makanya system ini lebih banyak gagal ketimbang berhasilnya.

Tahun berikutnya, 2010 hingga 2011, muncul system EMIS ONLINE 100%, dimana kita membuka aplikasi EMIS secara online masing masing Madrasah sendiri sendiri, langsung ke EMIS pusat. Saat itu Madrasah tidak lagi dituntut menginstall appDATA ataupun xms, walaupun untuk bisa menampilkan aplikasi secara optimal, tetap harus di dinstall beberapa aplikasi, tapi yang sifatnya umum saja seperti adbeAIR, adobeFlashPlayer, Java dll, dan karena laporan itu langsung ke pusat, maka harus ada beberapa langkah lagi yang harus dilakukan agar pihak Kanda dan Kanwil bisa memantau laporan data tersebut.  Karena saat itu disamping pihak Madrasah masing terlalu banyak yang miskin tenaga IT, juga masih sangat sulit memanfaatkan paket data internet, terutama Madrasah yang berada di pedesaan, maka system ini juga tidak bisa berjalan lancar.

Tahun 2011 hingga 2013 semester genap, sistem pelaporan data EMIS berubah lagi, bahkan bisa dikatakan, (maaf) mencapi titik sistem terrendah, dimana Madrasah diberi format data excel yang sudah diatur sedemikian rupa oleh juragan EMIS, Madrasah diharuskan mengisi dengan format yang sesuai standar juragan EMIS, dan.... hanya mengisi format data satu excel, disertai aturan dilarang mengubah format, disana ada aturan tidak boleh ada PASTE, kecuali bila terpaksa, itupun dengan syarat tidak boleh LANGSUNG PASTE, tapi harus melalui PASTE VALUES, ini bertujuan agar tidak merusak format rumus yang telah ada didalam excel tersebut. Lalu satu excel yang berisi lembaga-personal-siswa langsung dikirimkan .... ringan banget pihak Madrasah????!!!!

Pada awalnya memang banyak yang gagal, terutama karena beberapa Madrasah ada yang tidak nurut dan tetap melakukan langkah PASTE langsung, langkah tersebut telah merusak rumus rumus yang ada didalamnya, sehingga excel itu tidak terbaca hasilnya oleh aplikasi, akhirnya dikembalikan lagi dan harus dibetulkan terlebih dahulu, pada langkah ini tentunya pihak koordinator kecamatan cukup repot, karena harus menuntun pihak Madrasah untuk memperbaikinya, bahkan adan beberapa Madrasah yang langsung nyerah dan meminta koordinator kecamatan yang memperbaikinya. Tapi ujungnya tetep bisa terselesaikan, walaupun mungkin dengan tanda kutip.

Tergolong berhasil memang, sistem EMIS dengan mengirim langsung format data dalam bentuk excel, tapi bukan berarti tanpa kendala,...... pada proses pengumpulan data oleh kabupaten, tenyata ukuran file jadi membengkak, hitung saja bila format data excel yang berisi data lembaga-personal dan siswa itu untuk satu Madrasah berukuran 200kB, misal dalam satu kabupaten ada 300 Madrasah, Maka akan terhitung ukuran file data sebesar 200 kB x 400 Madrasah = 80.000kB = 80 mB. Jika dalam satu Propinsi ada 30 kabupaten dan kota, maka data yang terkumpul di Kanwil ada sekitar 80 mB x 30 kabupaten/kota = 2.400 mB = 2,4 gB. Itu bila data satu Madrasah hanya berukuran 200 kB, bila satu Madrasah data excel nya berukuran 1 mB, pasti akan terkumpul data di propinsi sebesar 12 gB, bahkan dengan rumus yang lebih disempurnakan pada akhir era penyerahan data EMIS excel semester 2 tp 2012/2013, dengan pemisahan data menjadi 3 file excel 1 excel khusus lembaga, satu excel untuk personal dan satu excel lagi untuk data siswa, tiap Madrasah ukuran file minimal file sebesar 5mB, bila dirata2 10mB/Madrasah, berarti Kanwil mengumpulkan data sekitar 120 gB, ukuran file yang akan sangat sulit dikirim melalui internet.

Tahun 2014, atau tepatnya di semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015, perubahan baru terjadi pada sistem pelaporan data EMIS, disini ada 2 pekerjaan tambahan yang harus dilakukan oleh Madrasah, selain yang seperti biasa, mengisi format data excel (3), lembaga-personal dan siswa kini berada pada format excel yang berbeda, bahkan menjadi (4) karena ditambah format data laporan kelulusan. Setelah selesai  tidak dikirim excelnya, tapi harus 1. membuat backup dulu melalui aplikasi desktop oflline dan 2. Meng upload hasil backup ke aplikasi EMIS ONLINE, sebagaimana yang telah Operator Madrasah Lakukan di dua semester berlalu.

Demikiam tentang EMIS, apabila ringkasan diatas masih banyak yang kurang mohon masukan, dan apabila ada yang salah/keliru, mohon ralat melalui kolom komentar tersedia dibawah....

Terima kasih
Wassalaam.......

Demikian Posting tentang guruKATRO yang dapat kami sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

belum ada Komentar

Populer

youTUBE guruKATRO

Google+