27 November 2015

TARI YOSPAN, BUDAYA KONTEMPORER PAPUA

Assalaamu alaikum pengunjung guruKATRO,

1. Asal usul Tari Yospan

Yospan adalah bentuk akronim dari kata Yosim Pancar, adalah merupakan penggabungan dua tarian rakyat papua, yaitu tari Yosim dan tari Pancar. Tari Yosim berasal dari wilayah teluk Sairei (Serul, Waropen). Gerak tarian ini mirip Poleneis (dansa asal Eropa), hanya saja tarian Yosim lebih mengutamakan kebebasan dalam mengekspresikan gerakan dan mengandalkan kelincahan gerak tari. Tari Pancar berasal dari daerah Biak, Numfor dan Manokwari. Tarian ini lebih kaku karena dalam gerakannya mengikuti irama Tifa, Ukulele, Gitar dan sebagainya.

Tari Yospan adalah jenis tarian Kontemporer yang menggambarkan pergaulan atau persahabatan pada kaum muda-mudi Biak, Numfor. Tarian ini muncul pada tahun 1960, yang kemudian sempat menjadi bagian dari Senam Kesehatan Jasmani (SKJ) disejumlah instansi pemerintahan.

2. Gerak Tari Yospan

Gerakan tarian ini terinspirasi saat pesawat-pesawat bermesin jet mulai mendaratkan rodanya di Biak, sekitar 1960 an, saat terjadi konflik antara Kerajaan Belanda dengan Pemerintah Indonesia. Pada waktu itu, banyak pesawat-pesawat tempur MiG buatan Rusia yang dipacu oleh pilot-pilot Indonesia terbang di atas langit Biak, tepatnya di atas Bandara Frans Kaisiepo, sambil melakukan gerakan-gerakan aerobatik. Gerak tarian ini merupakan gerakan dasar yang penuh semangat, dinamik, dan menarik. Gerak tari dilakukan dengan cara berjalan sambil menari berkeliling lingkaran, di iringi oleh musisi yang menyanyikan lagu asal daerah Papua. Gerakan yang terkenal dalam tarian ini adalah pancar gas yang merupakan representasi dari pesawat-pesawat yang melintas dan meninggalkan awan putih di langit, gale-gale, jef, pacul tiga, seka dan sebagainya

3. Penari Tari Yospan

Para penari di dalam tarian ini terdiri atas dua regu, yaitu Regu Musisi dan Regu Penari. Regu musisi memainkan Tifa, yang menjadi pengiring Regu penari yang jumlahnya terdiri dari 6 orang atau lebih. Tidak ada batasan baik dari segi jumlah penari maupun Gender, semua orang baik laki-laki, perempuan, tua ataupun muda boleh menarikan tariain ini.

4. Alat Musik Tari Yospan

Selain Tifa, Gitar dan Ukulele, masih ada alat musik lain yang digunakan. Ada alat musik yang berfungsi sebagai bas dengan tiga tali. Biasanya, tali dibuat dari lintingan serat sejenis daun pandan yang banyak ditemui di hutan-hutan daerah pesisir Papua. Selain itu ada alat musik yang disebut Kalabasa, alat musik ini terbuat dari labu yang dikeringkan kemudian diisi dengan manik manik ataupun batu batu kecil. Cara memainkan alat musik ini hanya dengan di goyang-goyangkan, dan menimbulkan suara semacam suara Handcuffs (Kecrek).

5. kategori Tari Yospan

Tari Yospan tergolong Tarian Pergaulan, karenanya Tari Yospan ini sering dibawakan pada acara Penyambutan tamu. Dalam perjalanannya Tari Yospan kemudian terkenal hingga ke tingkat nasional, terutama ketika Mayjen Wismoyo Arismunandar menjabat sebagai Pangdam XVII/Trikora (1987-1989), Beliau cukup gigih untuk menyosialisasikan tari Yospan. Saat itu hampir di setiap kegiatan Kodam XVII/Trikora selalu diisi dengan Tari Yospan. Hal tersebut kemudian menular ke hampir semua instansi pusat yang ada di Jayapura (dulu kantor wilayah). Selain itu tarian ini juga sering ada pada acara adat papua seperti pernikahan dan peringatan Hari Nasional maupun Festival Budaya.

6. Contoh gambar Tari Yospan


http://senbudi.blogspot.com/2015/11/tari-yospan-budaya-kontemporer-papua.html

http://senbudi.blogspot.com/2015/11/tari-yospan-budaya-kontemporer-papua.html




Sumber ; Wikipedia.org dan sumber lain yang terkait

Demikian Posting tentang guruKATRO yang dapat kami sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

belum ada Komentar

Populer

youTUBE guruKATRO

Google+