04/12/18

Skema dan Layout PCB Amplifier STK4172

Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Sebagai bahan penenang jiwa, untuk pembukaan posting tentang Skema, daftar komponen dan Layout PCB Power Amplifier dengan Final IC jenis STK4172 II ini adalah permohonan maaf guruKATRO kepada rekan Heri dari Pulau Raas yang sebenarnya telah terlebih dahulu menginginkan adanya posting tentang Merakit sendiri lampu LED dengan Power Supply aki 12V.

Bukan suatu ketidaksengajaan walau sesungguhnya tidak diinginkan, karena sesuatu dan lain hal. Misalnya guruKATRO masih belum puas mencari referensi tentang penyesuaian beberapa jenis Lampu LED dengan sumber tegangan yang kelihatannya berbeda beda dan bila salah langkah bisa bisa membuat lampu LED tidak awet.

Hal hal seperti itulah yang bisa membuat guruKATRO memutuskan untuk posting yang ini terlebih dahulu.

Kambali ke Lektop ....





Informasi yang berhasil guruKATRO peroleh dari datasheet IC STK4172 II adalah sebagai berikut :










Skema Dasar yang tersedia disana macem gini ?????



dan ini guruKATR0 sediakan SKEMA STK 4132ii (untuk yang lagi ingin membandingkan)




Dan Layout PCB yang ada disana seperti ini :




Setelah cukup lama mempelajari, mengamati skema serta layout PCB itu, akhirnya guruKATRO memutuskan untuk membentuk Layout PCB sendiri, tentunya dengan tujuan agar bisa lebih mudah diikuti oleh pembaca yang tengah bersemangat merangkai Power Amplifier denag Final IC STK4172 II.

Tapi yang namanya guruKATRO juga manusia yang penuh dengan kekurangan, eh barangkali ternyata hasil otopsi ada berbeda dari yang tertera disana, makanya sebelum di praktekkan, silakan diamati dan diperbandingkan dulu dengan skema dan layout PCB diatas. Bila ternyata ada yang keliru guruKATRO mohon untuk segera diingatkan.

Ockey, ..... mulai perlihatkan layout PCB ala guruKATRO :




Peringatan !!!!
Bila layout PCB goresan guruKATRO dianggap tidak lebih mudah diikuti, silakan anda ambil saja layout PCB original yang guruKATRO copas dari datasheet diatas itu. hehehehe


Sesungguhnya sudah sekuat tenaga dengan penuh daya upaya guruKATRO berusaha agar tidak melibatkan Jumper Kawat, tapi ternyata hasilnya sia sia, terbukti layout hasil akhir olah guruKATRO membentuk awalnya hanya dua jumper kawat, yaitu dari
- kaki 9 menuju kaki 14 dan dari
- kaki 4 menuju kaki 15 melalui seri R 3K3

Namun pada akhir pekerjaan, demi agar
- pin Speaker L dengan R serta
- pin VCC+ dengan VCC-
terlihat Simetris

dengan sangat terpaksa guruKATRO cipta lagi satu buah jumper kawat, yaitu yang menuju pin speaker L. sehingga PCB ini memiliki tiga buah jumper kawat.

Mari kita pasang dulu ke tiga jumper kawat tersebut :




Agar jelas dipandang, itu jumper kawat guruKATRO buat dengan warna merah menyala

Lanjut dengan memasang komponen

Kaki 1 (input audio L)



Komponen  untuk kaki 1:

  1. resistor 56K menuju GND
  2. elko 1µF sebagai saringan utama input
  3. kapasitor 471 sebagai pelenyap noise nada tinggi
  4. resistor 4K7 sabagai saringan pendukung input


Lanjut
Kaki 2 (inverting input L)


Komponen untuk kaki 2 :

Resistor 560Ω  diseri dengan elko 100µF menuju GND
Resistor 56K menuju kaki 10 (Speaker L)


Kaki 3 dan kaki 16 GND



Kaki 4, kaki 7, kaki 5, dan kaki 15




Komponen :

- resistor ukuran 100Ω pasang dari kaki 4 menuju kaki 7

- seri dua buah resistor 3K3 dari kaki 4 menuju kaki 5,
pada sambungan seri kedua resistor itu pasang elko 47µF menuju kaki 10 (speaker L)

- seri dua buah resistor 3K3 dari kaki 4 menuju kaki 15,
pada sambungan seri kedua resistor itu pasang elko 47µF menuju kaki 13 (speaker R)


Kaki 6 mute .... akan dibahas pada akhir posting ....

Kaki 8



Dari kaki 8 pasang seri dua buah resistor ukuran 1K menuju kaki 9

pada sambungan seri kedua resistor itu pasang elko 10µF menuju GND

Kaki 9 dan kaki 14 Vcc negatif (-)

Kaki 10 Speaker L

Kaki 11 Vcc Positif (+)

Kaki 12


dari kaki 12
- pasang resistor ukuran 100Ω menuju kaki 11, dan juga
- pasang elko 100µF menuju GND



Kaki 13 Speaker R


Kaki 17 inverting input R (komponen sama dengan kaki 2, hanya saja resistor 56K menuju speaker R)

Kaki 18 input audio R (komponen sama dengan kaki 1)


Gambar terakhir, sekalian Finishing,



Vcc+ dan Vcc- pasang elko 10µF menuju GND

Speaker L dan Speaker R pasang seri Resistor 4,7Ω dengan kapasitor 104 menuju GND

Bagi yang hendak ambil Layout PCB olahan guruKATRO seperti diatas, bisa SEDOT DARI SINI

Untuk rangkaian mute menuju kaki 6 pada PCB terpisah, dibahas nanti dulu yoahhhhh .... lagi agak capek nich serintanya ....



Update ....
tambahan skema Mute ... yang dipasang pada kaki 6 STK4172

rangkaian ini bila dipasang ke kaki 6 maka IC tidak bekerja , walau supply masih tersambung






Selamat menggunakan





Ya Allah ya Tuhan Kami Yang Maha Bijaksana,
Berikanlah keberkahan yang melimpah,
kepada pembaca kami
yang tidak memblokir iklan
pada halaman ini

bagikan Artikel ini melalui :

Demikian Posting tentang Skema dan Layout PCB Amplifier STK4172 yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

31 komentar

Mohon maaf
Komentar dengan username :
Anonim
Unknow
mengandung link aktif
spam
TIDAK BISA TAMPIL
pada blog ini

  1. pak mau nanya kalau didriver elco volty 35 v kalau dikasih tegangan dr trafo 46 v aman atau tidak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksudnya driver Amplifier pada PCB amplifier ???
      kalau disitu umumnya tegangan masih utuh

      kalau demikian ceritanya, sebaiknya pakai yg 50V saja

      atau bila terpaksa coba test dulu pada jalur itu ada berapa volt, ... voltage elko jangan sampai dibawah hasil ukur

      Hapus
  2. ya betul didriver elcoy tertera 35v cm sy kasih teg 32v mau tak naikan 46v takuty g kuat elco didriver pa hrs gnti elcoy pak...kl short elco driver pa ber imbas ke TR final pak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. jarang sekali ngaruh ke tr FINAL, bahkan tr driver juga
      paling hanya elko itu sendiri yang panas atau bisa meledak kayak mercon

      sebaiknya memang harus ganti yang 50V atau diatasnya,

      tapi bila mau mencoba, coba nyalakan dg keras,sambil amati elko tsb
      dg cara sesekali raba dg ujung jari, bila sudah lama nyala suara keras gak panas berarti aman, bila ada terasa badan elko mulai hangat segera matikan power dan ganti saja elko

      Hapus
  3. kalau PA ini perlu TC jg ya pak biar suara audioy baguss..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya masih tetap harus menggunakan TC dan mungkin juga rangkaian pembagus audio lainnya

      Hapus
  4. Waw ini requestan sy bang.. maksih udah dibikinin.
    Oia itu kaki 1 menuju gnd R56k atau R65k?
    Capsitor kuning 471,104 itu namanya capasitor apa.
    Trus itu kasih teg brp? 24v Ct 5A murni bisa gak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kembali kasih .....

      ia itu saya salah menempatkan warna waktu menggambarnya, yang benar 56K bukan 65K, mohon maaf atas kekeliruan itu

      Capasitor itu jenis MKM, itu saya pilih hanya karena agar terlihat lebih cantik saja, pada penggunaannya bisa menggunakan kondensatro keramik atau polyester, kertas atau milar atau apalah yang penting jenis kondensator nonpolar

      Tegangan maximal 48V
      rekomendasi pabrik 32V

      kalau Trafo 5A murni kayaknya sudah cukup 24VAC

      Hapus
    2. Bang, kalo R56k, R3k3, R4,7
      Ukuran fisik nya kecil sedangkan Resistor yg lain agk gde fisik nya itu gpp bang?

      Hapus
    3. gak papa, mungkin yang dianggap gede itu 1/2 watt sedang yg kecil 1/4 watt

      pada rangkaian ini pakai 1/4 watt tatap aman ....

      Hapus
  5. Oh.. ok. Untuk suplay gmn? Pake psu
    Simetris kah?
    Saya ada elco 16 bijil 4700uf/50v
    1 kuprok 25A trafo 5A merk tronic murni volt paling besar CT 32v..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus PSU Simetris, pada skema (PCB) ada jalur
      ~ V-
      ~ GND
      ~ V+
      itu sama saja dg simetris
      ===========================
      - maksimal 48+ CT 48-
      - rekomendasi pabrik 32+ CT 32-
      - bila pakai trafo 5A(murni) 24+ CT 24- sudah bagus, bila setelah dicoba IC tetep adem, bisa dinaikkan ke 32V
      ========================
      elko cukup 4 saja,
      2x4700 GND ke V-
      2x4700 GND ke V+

      tapi bila mau ditambahkan juga boleh asal tempat masih muat .....

      Hapus
    2. untuk rangkaian PSU kalau diperlukan bis lihat dulu Gambar 9 dan gambar 11
      pada posting ini :
      https://www.gurukatro.com/2018/11/rangkaian-power-supply-trafo-biasa.html

      Hapus
  6. Trimakasih banyak pakde...ini sangat bermanfaat buat saya sendiri maaf terlambat komennya tolong besok aktifkan dan cek nope yg tlah dikasi ke sya pls 50rb

    BalasHapus
  7. Itu elco dari kaki 1 dan 18 boleh di ksih berapa aja selain 1uf/25v?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa variasi pilihan antara 0,1µF hingga 10µF

      hihihihihi ... banyak pilihannya kok ... tenang aza.....

      Hapus
  8. Maaf Itu kaki 1 dan kaki 18 masuk ke plus elco 1uf ya... Saya liat di pcb tp di dataset pcb nya kaki 1 ke min elco uf dan kaki 18 ke plus elco 1uf..
    Yg bener yg mana ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. pada datasheet sendiri ada perbedaan antara skema dg PCB

      pada skema 1 dapet + : 18 dapet +
      pada PCB 1 dapet + : 18 dapet -

      ======

      tapi itu gak papa, hanya input dan tidak akan membahayakan IC atau mesin lainnya.

      silakan coba dengan 1 dan 18 dapet -
      dan coba juga dengan 1 dan 18 dapet +
      pasti gak papa, coba amati kualitas bass treble barangkali ada perbedaan

      ========
      kalau ragu .... gunakan saja yang nonpolar = habis perkara heheheh....

      Hapus
  9. Oh gitu hee maaf saya kurang faham elektronik hee... Ya sy coba nanti. Klo pke non polar ukuran berapa

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak papa .... semakin banyak tanya insya Allah semakin cepat berkembang ....

      ukuran sama saja dg yg bipolar

      misal pakai keramik /milar 104 atau 224 atau 474

      atau pakai elko 0,1 - 0,22 - 0,33 - 0,47 - 1uF - 2,2uF dsb

      Hapus
  10. Berhasil bang... Tapi panas ya ic nya padahal cuma nyoba di 12v ct dan heatsink juga lumayan tebel dan panjang kurang lebih 10x20cm. Normal ga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. HEHEHEH
      nomor satu kabarin hasil suaranya dulu donk, baru kabar panas ...
      panasnya keterlaluan apa gak??
      panasnya timbul sejak awal atau datang setelah musik

      kalau panas keterlaluan ... coba saring SP-L maupun SP-R dengan elko 1000uF

      ===
      SP-L >>> +Elko- >>>salon
      SP-R >>> +elko- >>>salon

      ===
      barangkali bisa mengurangi panas

      Hapus
  11. - speaker 10inch 8Ω kayaknya sudah klop dg IC ini

    - sebenarnya bisa jadi BTL, tapi karena pada datasheet tidak tersedia, maka butuh waktu untuk merancangnya ... harap bersabar dulu

    - kalo mau tambahin sub woofer, sebaiknya biarkan itu stereo dan buat lagi satu amplifier khusus untuk su woofer, kalo pengen amplifier sub woofer cukup besar bisa gunakan amplifier dg IC LM3886, disini skemanya :

    https://www.gurukatro.com/2018/12/68-watt-power-amplifier-dengan-ic-lm3886.html

    NB amplifier biasa bisa dijadikan sub woofer hanya dengan mengganti tone controll dg driver subwoofer

    misalnya disini :

    https://www.gurukatro.com/2018/09/driver-sub-woofer-dengan-ic-ua741.html

    atau disini :

    https://www.gurukatro.com/2018/09/membuat-sendiri-driver-sub-woofer-murah.html

    BalasHapus
  12. Assalamu'alaikum pak guru, , ,
    Itu rangkaian mute nya bagaimana ya.. terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa alaikumussalaam wr wb

      rangkaian mute sudah di tambahkan pada bagian paling bawah posting diatas
      kembali kasih

      Hapus
  13. Fungsi kaki mute itu sebenarnya buat apa Pak ?
    Dalam Skema IC LA4440 misalnya kaki mute itu dikosongkan....

    BalasHapus
    Balasan
    1. fungsi mute itu untuk meredam suara
      walau tegangan sudah masuk dan volume juga sudah dibuka

      Hapus
  14. Kalau dalam rangkaian IC STK ini seandainya mute tdk dipakai Apa IC akan tetap bekerja Pak ?

    BalasHapus
  15. Ternyata pertanyaan saya sudah ada jawabannya diatas Mohon maaf Pak...hehe e

    BalasHapus
  16. maaf gan klo rangkaian ini cocok ngga pakai stk 4132II

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayaknya skema sama saja ... hanya beda daya ... bila 4172 40 watt sedang 4132 20 watt

      tapi itu baru pengamatan mata orang tua ini, coba anda bandingkan sendiri antara 4172 dg 4132

      dibawah skema 4172 sudah guruKATRO sediakan skema 4132, monggo dipelajari

      Hapus