2017/08/19

Perkembangan Propinsi di Indonesia

Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Pelajaran Pertama kelas 6 MI KTSP, Mata Pelajaran IPS adalah Perkembangan Propinsi di Indonesia.

Propinsi atau yang pada era sekarang lebih banyak memilih menuliskan dengan menggunakan ejaan Provinsi adalah Lembaga kepemerintahan yang kedudukannya berada tepat dibawah Pemerintah Pusat, atau disebut juga Pemerintah Daerah Tingkat 1.


Propinsi dikepalai oleh seorang Gubernur yang sejak era reformasi dipilih secara langsung oleh rakyat melalui proses Pemilihan Umum.

Hingga tahun 2017 ini, Indonesia telah memiliki 34 Propinsi, bila mengingat pada saat baru saja Republik Indonesia ini merdeka tahun 1945 jumlah propinsi di Indonesia hanya ada 8, maka mungkin saja jumlah itu akan terus berkembang pada tahun tahun yang akan datang. Dan untuk detail perkembangan jumlah propinsi di Indonesia sedari negeri ini mahardika sehingga ini artikel di posting adalah sebagai berikut :



I. Tahun 1945 (Indonesia Merdeka)
Pada saat Negara Indonesia merdeka, jumlah Propinsi di Indonesia hanya ada 8 Propinsi, yaitu :
  1. Sumatera
  2. Jawa Barat
  3. Jawa Tengah
  4. Jawa Timur
  5. Kalimantan
  6. Sulawesi
  7. Sunda Kecil
  8. Maluku

II. Tahun 1950
Pada tahun 1950 adalah pertama kali Indonesia mengalami perkembangan wilayah propinsi dan pada tahun 1950 itu Indonesia telah memiliki 11 Wilayah Propinsi. Wilayah yang berkembang terutama adala pulau Sumatera, dimana pulau Sumatera yang asalnya hanya menjadi satu propinsi, pada tahun 1950 dikembangkan menjadi tiga propinsi. Pulau jawa yang asalnya 3 propinsi tahun 1950 berkembang menjadi 4 Propinsi, Propinsi baru, DI Yogyakarta dipisahkan dari Propinsi Jawa Tengah. Nama Propinsi yang asalnya Sulawesi berubah menjadi Propinsi Sulawesi Tengah dan Utara, sebagai berikut :
  1. Sumatera Utara
  2. Sumatera Tengah
  3. Sumatera Selatan
  4. Jawa barat
  5. Jawa Tengah
  6. DI Yogyakarta
  7. Jawa Timur
  8. Kalimantan
  9. Sulawesi Utara dan Tengah
  10. Sunda Kecil
  11. Maluku

III. Tahun 1956
Pada tahun 1956, Indonesia sudah memiliki 15 Propinsi.

  • Sumatera Utara di pecah menjadi dua, yaitu Propinsi Sumatera Utara dan propinsi DI Aceh. 
  • Jawa Barat dibuat dua Propinsi , yaitu Jawa Barat dan DKI Jakarta.
  • Kalimantan dijadikan 3 Propinsi, yaitu Kalimantan barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan
Data Propinsi pada tahun 1956 sebagai berikut :

  1. Sumatera Utara
  2. DI Aceh
  3. Sumatera Tengah
  4. Sumatera Selatan
  5. DKI Jakarta
  6. Jawa Barat
  7. Jawa Tengah
  8. DI Yogyakarta
  9. Jawa Timur
  10. Kalimantan Barat
  11. Kalimantan Timur
  12. Kalimantan Selatan
  13. Sulawesi Utara dan Tengah
  14. Sunda Kecil
  15. Maluku

IV. Tahun 1957
Tahun 1957 terjadi dua pemekaran Propinsi, yaitu

  • Sumatera Tengah menjadi 2 propinsi, yaitu Sumateran Barat dan Riau
  • Kalimantan Selatan menjadi dua propinsi, yaitu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah
Data Propinsi tahun 1957 ada 17 Propinsi, sebagai berikut :

  1. Sumatera Utara
  2. DI Aceh
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Sumatera Selatan
  6. DKI Jakarta
  7. Jawa Barat
  8. Jawa Tengah
  9. DI Yogyakarta
  10. Jawa Timur
  11. Kalimantan Barat
  12. Kalimantan Timur
  13. Kalimantan Selatan
  14. Kalimantan Tengah
  15. Sulawesi Utara dan Tengah
  16. Sunda Kecil
  17. Maluku

V. Tahun 1958
Pada tahun 1958 terdai pemekaran propinsi :

  • Riau mekar menjadi 2 propinsi, yaitu Propinsi Riau dan Jambi
  • Sunda Kecil dimekarkan menjadi 3 propinsi, yaitu Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur

Data Propinsi pada tahun 1958 ada 20 Propinsi, yaitu :
  1. Sumatera Utara
  2. DI Aceh
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Jambi
  6. Sumatera Selatan
  7. DKI Jakarta
  8. Jawa Barat
  9. Jawa Tengah
  10. DI Yogyakarta
  11. Jawa Timur
  12. Kalimantan Barat
  13. Kalimantan Timur
  14. Kalimantan Selatan
  15. Kalimantan Tengah
  16. Sulawesi Utara dan Tengah
  17. Bali
  18. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  19. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  20. Maluku

VI. Tahun 1960
Pada tahun 1960 terjadi pemekaran Propinsi Sulawesi Utara dan Tengan menjadi dua Propinsi, yaitu Propinsi :

  • Sulawesi Utara dan Tengah
  • Sulawesi Selatan dan Tenggara
Data Propinsi tahun 1960 ada 21 Propinsi, yaitu :

  1. Sumatera Utara
  2. DI Aceh
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Jambi
  6. Sumatera Selatan
  7. DKI Jakarta
  8. Jawa Barat
  9. Jawa Tengah
  10. DI Yogyakarta
  11. Jawa Timur
  12. Kalimantan Barat
  13. Kalimantan Timur
  14. Kalimantan Selatan
  15. Kalimantan Tengah
  16. Sulawesi Utara dan Tengah
  17. Sulawesi Selatan dan Tenggara
  18. Bali
  19. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  20. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  21. Maluku

VII. Tahun 1964
pada Tahun 1964 terjadi pemekaran propinsi Sumatera Selatan menjadi Propinsi Selatan dan dan Propinsi Lampung, dan terjadi pemekaran propinsi Sulawesi Utara dan Tengah menjadi 2 proipinsi yaitu Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, juga terjadi pemekaran pada propinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara menjadi Propinsi Sulawesi Selatan dan propinsi Sulawesi Tenggara.

Data Propinsi Indonesia pada tahun 1964 ada 24 Propinsi, yaitu :
  1. Sumatera Utara
  2. DI Aceh
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Jambi
  6. Lampung
  7. Sumatera Selatan
  8. DKI Jakarta
  9. Jawa Barat
  10. Jawa Tengah
  11. DI Yogyakarta
  12. Jawa Timur
  13. Kalimantan Barat
  14. Kalimantan Timur
  15. Kalimantan Selatan
  16. Kalimantan Tengah
  17. Sulawesi Utara
  18. Sulawesi Tengah
  19. Sulawesi Selatan
  20. Sulawesi Tenggara
  21. Bali
  22. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  23. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  24. Maluku

VIII. Tahun 1967
Pada tahun 1967, ada satu propinsi yang mengalami pemekaran, propinsi Sumatera Selatan di mekarkan menjadi 2 propinsi, yaitu propinsi Sumatera Selatan dan propinsi Bengkulu

Data Propinsi pada tahun 1967 ada 25 propinsi, yaitu :
  1. Sumatera Utara
  2. DI Aceh
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Jambi
  6. Lampung
  7. Bengkulu
  8. Sumatera Selatan
  9. DKI Jakarta
  10. Jawa Barat
  11. Jawa Tengah
  12. DI Yogyakarta
  13. Jawa Timur
  14. Kalimantan Barat
  15. Kalimantan Timur
  16. Kalimantan Selatan
  17. Kalimantan Tengah
  18. Sulawesi Utara
  19. Sulawesi Tengah
  20. Sulawesi Selatan
  21. Sulawesi Tenggara
  22. Bali
  23. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  24. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  25. Maluku

IX. Tahun 1969
Pada tahun 1969 Irian Barat masuk kedalam wilayah Republik Indonesia, sehingga jumlah propinsi di Indonesia menjadi 26, sebagai berikut :
  1. Sumatera Utara
  2. DI Aceh
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Jambi
  6. Lampung
  7. Bengkulu
  8. Sumatera Selatan
  9. DKI Jakarta
  10. Jawa Barat
  11. Jawa Tengah
  12. DI Yogyakarta
  13. Jawa Timur
  14. Kalimantan Barat
  15. Kalimantan Timur
  16. Kalimantan Selatan
  17. Kalimantan Tengah
  18. Sulawesi Utara
  19. Sulawesi Tengah
  20. Sulawesi Selatan
  21. Sulawesi Tenggara
  22. Bali
  23. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  24. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  25. Maluku
  26. Irian Barat

X. Tahun 1976
Pada tahun 1976, ada pemekaran Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi 2 propinsi, yaitu Propinsi NTT dan Timor Timur, sehinga total jumlah propinsi menjadi 27. Pada tahun ini juga ada perubahan nama Irian Barat menjadi Irian Jaya.

Data propinsi di Indonesia pada tahun 1976 adalah sebagai berikut :
  1. Sumatera Utara
  2. DI Aceh
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Jambi
  6. Lampung
  7. Bengkulu
  8. Sumatera Selatan
  9. DKI Jakarta
  10. Jawa Barat
  11. Jawa Tengah
  12. DI Yogyakarta
  13. Jawa Timur
  14. Kalimantan Barat
  15. Kalimantan Timur
  16. Kalimantan Selatan
  17. Kalimantan Tengah
  18. Sulawesi Utara
  19. Sulawesi Tengah
  20. Sulawesi Selatan
  21. Sulawesi Tenggara
  22. Bali
  23. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  24. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  25. Timor Timur
  26. Maluku
  27. Irian Jaya

XI. Tahun 1999
Peristiwa terpenting yang terjadi pada tahun 1999 adalah terlepasnya Propinsi Timor Timur dari Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Disamping itu ada juga peristiwa perubahan nama dari DI Aceh menjadi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Pemekaran Propinsi yang terjadi pada tahun 1999 adalah :

  • Propinsi Maluku dipecah menjadi dua, yaitu Propinsi Maluku dan Propinsi Maluku Utara
  • Propinsi Irian Jaya dipecah menjadi dua, yaitu Propinsi Papua dan Propinsi Papua Barat
Sehingga walaupun Timor Timur tidak lagi menjadi bagian Negara kita, namun jumlah Propinsi tetap bertambah dari 27 menjadi 28 Propinsi, sebagai berikut :

  1. Sumatera Utara
  2. Nangroe Aceh Darussalam (NAD)
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Jambi
  6. Lampung
  7. Bengkulu
  8. Sumatera Selatan
  9. DKI Jakarta
  10. Jawa Barat
  11. Jawa Tengah
  12. DI Yogyakarta
  13. Jawa Timur
  14. Kalimantan Barat
  15. Kalimantan Timur
  16. Kalimantan Selatan
  17. Kalimantan Tengah
  18. Sulawesi Utara
  19. Sulawesi Tengah
  20. Sulawesi Selatan
  21. Sulawesi Tenggara
  22. Bali
  23. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  24. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  25. Maluku
  26. Maluku Utara
  27. Papua
  28. Papua Barat

XII. Tahun 2000
Pemekaran Propinsi yang terjadi pada tahun 2000 adalah :

  • Propinsi Sumatera Selatan dipecah menjadi dua, yaitu Propinsi Sumatera Selatan Dan Propinsi Bangka Belitung
  • Propinsi Jawa Barat dipecah menjadi dua, yaitu Propinsi Jawa Barat dan Propinsi Banten
  • Propinsi Sulawesi Utara dipecah menjadi dua, yaitu Propinsi Sulawesi Utara dan Propinsi Gorontalo
Sehingga jumlah propinsi di Indonesia pada tahun 2000 ada 31.
Data Propinsi di Indonesia, pada tahun 2000 adalah sebagai berikut :

  1. Sumatera Utara
  2. Nangroe Aceh Darussalam (NAD)
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Jambi
  6. Lampung
  7. Bengkulu
  8. Sumatera Selatan
  9. Bangka Belitung
  10. DKI Jakarta
  11. Jawa Barat
  12. Banten
  13. Jawa Tengah
  14. DI Yogyakarta
  15. Jawa Timur
  16. Kalimantan Barat
  17. Kalimantan Timur
  18. Kalimantan Selatan
  19. Kalimantan Tengah
  20. Sulawesi Utara
  21. Gorontalo
  22. Sulawesi Tengah
  23. Sulawesi Selatan
  24. Sulawesi Tenggara
  25. Bali
  26. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  27. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  28. Maluku
  29. Maluku Utara
  30. Papua
  31. Papua Barat

XIII. Tahun 2002
Pemekaran Propinsi yang terjadi pada tahun 2002 adalah  Propinsi Riau dipecah menjadi dua, yaitu Propinsi Riau dan Propinsi Kepulauan Riau

Sehingga jumlah propinsi di Indonesia pada tahun 2002 ada 32.
Data Propinsi di Indonesia, pada tahun 2002 adalah sebagai berikut :

  1. Sumatera Utara
  2. Nangroe Aceh Darussalam (NAD)
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Kepulauan Riau
  6. Jambi
  7. Lampung
  8. Bengkulu
  9. Sumatera Selatan
  10. Bangka Belitung
  11. DKI Jakarta
  12. Jawa Barat
  13. Banten
  14. Jawa Tengah
  15. DI Yogyakarta
  16. Jawa Timur
  17. Kalimantan Barat
  18. Kalimantan Timur
  19. Kalimantan Selatan
  20. Kalimantan Tengah
  21. Sulawesi Utara
  22. Gorontalo
  23. Sulawesi Tengah
  24. Sulawesi Selatan
  25. Sulawesi Tenggara
  26. Bali
  27. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  28. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  29. Maluku
  30. Maluku Utara
  31. Papua
  32. Papua Barat

XIII. Tahun 2004
Pemekaran Propinsi yang terjadi pada tahun 2004 adalah  Propinsi Sulawesi Selatan dipecah menjadi dua, yaitu Sulawesi Selatan dan Propinsi Sulawesi Barat.

Sehingga jumlah propinsi di Indonesia pada tahun 2004 ada 32.
Data Propinsi di Indonesia, pada tahun 2004 adalah sebagai berikut :

  1. Sumatera Utara
  2. Nangroe Aceh Darussalam (NAD)
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Kepulauan Riau
  6. Jambi
  7. Lampung
  8. Bengkulu
  9. Sumatera Selatan
  10. Bangka Belitung
  11. DKI Jakarta
  12. Jawa Barat
  13. Banten
  14. Jawa Tengah
  15. DI Yogyakarta
  16. Jawa Timur
  17. Kalimantan Barat
  18. Kalimantan Timur
  19. Kalimantan Selatan
  20. Kalimantan Tengah
  21. Sulawesi Utara
  22. Gorontalo
  23. Sulawesi Tengah
  24. Sulawesi Selatan
  25. Sulawesi Barat
  26. Sulawesi Tenggara
  27. Bali
  28. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  29. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  30. Maluku
  31. Maluku Utara
  32. Papua
  33. Papua Barat

XIII. Tahun 2009
Tidak ada pemekaran Propinsi pada tahun 2009, yang ada hanyalah perubahan nama Nangroe Aceh Darussalam (NAD) menjadi Propinsi Aceh.

Sehingga jumlah propinsi di Indonesia pada tahun 2009 masih tetap 33.
Data Propinsi di Indonesia, pada tahun 2009 adalah sebagai berikut :

  1. Sumatera Utara
  2. Aceh
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Kepulauan Riau
  6. Jambi
  7. Lampung
  8. Bengkulu
  9. Sumatera Selatan
  10. Bangka Belitung
  11. DKI Jakarta
  12. Jawa Barat
  13. Banten
  14. Jawa Tengah
  15. DI Yogyakarta
  16. Jawa Timur
  17. Kalimantan Barat
  18. Kalimantan Timur
  19. Kalimantan Selatan
  20. Kalimantan Tengah
  21. Sulawesi Utara
  22. Gorontalo
  23. Sulawesi Tengah
  24. Sulawesi Selatan
  25. Sulawesi Barat
  26. Sulawesi Tenggara
  27. Bali
  28. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  29. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  30. Maluku
  31. Maluku Utara
  32. Papua
  33. Papua Barat

XIII. Tahun 2012
Pemekaran Propinsi yang terjadi pada tahun 2012 adalah  Propinsi Kalimantan Timur dipecah menjadi dua, yaitu Kalimantan Timur dan Propinsi Kalimantan Utara.

Sehingga jumlah propinsi di Indonesia pada tahun 2012 masih tetap 34.
Data Propinsi di Indonesia, pada tahun 2012 adalah sebagai berikut :

  1. Sumatera Utara
  2. Aceh
  3. Sumatera Barat
  4. Riau
  5. Kepulauan Riau
  6. Jambi
  7. Lampung
  8. Bengkulu
  9. Sumatera Selatan
  10. Bangka Belitung
  11. DKI Jakarta
  12. Jawa Barat
  13. Banten
  14. Jawa Tengah
  15. DI Yogyakarta
  16. Jawa Timur
  17. Kalimantan Barat
  18. Kalimantan Timur
  19. kalimantan Utara
  20. Kalimantan Selatan
  21. Kalimantan Tengah
  22. Sulawesi Utara
  23. Gorontalo
  24. Sulawesi Tengah
  25. Sulawesi Selatan
  26. Sulawesi Barat
  27. Sulawesi Tenggara
  28. Bali
  29. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  30. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  31. Maluku
  32. Maluku Utara
  33. Papua
  34. Papua Barat

Data Propinsi di Indonesia kemungkinan akan mengalami perubahan, sesuai kebutuhan dan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia.


Bagikan

guruKATRO tahu
Iklan sedikit mengganggu LOADING
Tapi pembaca juga PERLU TAHU
Biaya operasional blog datangnya dari tampilan iklan
bagi pembaca yg ingin blog ini tetap ada
bisa membantu dg cara non aktifkan Adblock
agar iklan tampil di halaman ini
Terima kasih atas dukungannya
dan insya Allah
Allah SWT selalu memberi keberkahan
Demikian Posting tentang Perkembangan Propinsi di Indonesia yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

Tidak ada komentar