9/27/2018

Skema Power Amplifier IC LA 4183

komentar : 8
Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Sebenarnya guruKATRO sudah pernah memposting tentang IC LA 4183, namun pada posting tersebut guruKATRO anggap masih jauh dari kata sempurna, terutama dalam hal skema itu sendiri, karena disana masih menggunakan skema dasar berdasar pabrik pembuatnya.

Terus terang saja skema yang biasa guruKATRO praktekkan memiliki beberapa perbedaan dari skema yang tertera disana. Dan bukannya guruKATRO tidak bisa menggambar skema itu oleh diri sendiri, tapi lebih karena rasa malas yang mendera jiwa ini.

Dan pada kesempatan kali ini guruKATRO share skema mini Power Amplifier dengan final power menggunakan IC LA4183. Walaupun pada posting inipun tidaklah terlalu sempurna dalam hal image nya (tidak menggunakan gambar komponen secara nyata). Tapi guruKATRO masih berpendapat bahwa setidaknya skema yang guruKATRO buat dan bagikan ini akan lebih mempermudah para pemula untuk merangkai.

- Mempelajari cara kerja Tone Control Aktif




Skema rangkaian IC LA4183 yang akan di tunjukkan dibawah ini terpapar dalam dua model, yaitu :
  1. Skema Model stereo, dan
  2. Skema Model Mono (brigde)

A. Skema LA4183 model stereo.

Dasarnya memang IC ini di buat dua chanel, (L atau kiri dan R atau Kanan)

Skema dasar jenis stereo adalah sbb :

  • Kaki nomor 1, kaki nomor 7 dan dua kaki tengah yang yang lebar mendapat jatah tegangan negatif (-) sekaligus sebagai ground (GND)
  • Kaki nomor 2 dan kaki nomor 11 sebagai output to speaker L dan R
  • Kaki nomor 3 dan kaki nomor 10 sebagai buffer to kaki nomor 2 dan kaki nomor 11
  • Kaki nomor 4 dan kaki nomor 9 sebagai inverting input
  • Kaki nomor 5 dan kaki nomor 8 sebagai input from audio source
  • Kaki nomor 6 sebagi filter riak.

Skema  bentuk stereo yang biasa guruKATRO buat seperti ini :



Keterangan Gambar :

  • Kaki 1, 7 dan dua kaki tengah yang lebar, sudah jelas disambung ke tegangan negatif (GND), tidak perlu dibahas lebih lanjut, karena memang sudah tak ada yang perlu dibahas lagi. heheheh ...
  • Kaki 2 dan kaki 11 yang bertugas sebagai output audio menuju speaker, sebenarnya boleh juga disambung langsung ke speaker, namun itu bisa menjadi sangat rentan. Bila pada suatu saat kabel speaker terhubung ke GND maupu ke +, pasti LA4183 langsung KO'IT. Jadi sebaiknya sebelum masuk speaker, beri penyaringan dengan elko (C1 dan C9). ukuran yang biasa guruKATRO pakai adalah 1000µF/16V. Bila terpaksa tidak punya bolehlah pakai yang 470µF. bila terlalu kecil maka tidak keluar Bass.
  • Untuk meredam noise, humming brumming,  atau tertera pada standar bahasa disana menggunakan kata 'untuk mencegah osilasi'. yang bisa membuat cacat suara, maka pasanglah C10 dan C11 dengan ukuran 154 (150 nano), guruKATRO kadang menggunakan ukuran 224 atau elko 0,22µF kadang juga dengan ukuran 334 atau elko 0,33µF bahkan pernah juga pasang dengan ukuran 474 atau elko 0,47µF
  • Kaki 3 dan kaki 10 guruKATRO menyebut buffer output, standar nama pabriknya bootstrap artinya apa silakan cari sendiri, yang jelas pasang saja elko (C2 dan C8) dengan ukuran 100µF menuju kaki 2 dan 11 (speaker)
  • Kaki 4 dan Kaki 9 yang kata orang sebagai inverting input, atau pada skema dasar pabriknya disebut sebagai feedback, pasang elko (C3 dan C7) dengan ukuran dasar 100µF, tapi pada saat guruKATRO praktek bengkel dulu biasa pasang antara 47µF hingga 100µF. bila pakai 33µF kebawah akan terasa kurang BASS.
  • Pada skema dasar pabrik, elko dari kaki 4 dan 9 itu dipasang langsung menuju GND, tapi guruKATRO dan juga pada beberapa produk yang pernah guruKATRO lihat, tidak langsung ke GND, melainkan di pasang seri dulu menggunakan resistor. Umumnya ukuran resistor 47Ω. tapi telinga model guruKATRO yang suka bass empuk, lebih memilih menggunakan ukuran 100Ω, bahkan dengan 100Ω itu bisa untuk mengakali menaikkan treble bila system audio kita miskin treble. Yaitu dengan cara memparalel resistor 100Ω dengan C 100 nano.
  • Kaki 5 dan kaki 8 yang bertugas sebagi masukan audio (input), pada skema dasar jadi langsung input. Sedangkan yang biasa guruKATRO lakukan adalah dengan memasang elko (C4 dan C6) dengan ukuran 1µF. bahkan untuk lebih jernih kualitas suara, sering juga guruKATRO memasang resistor ukuran antara 10K hingga 47K dari input menuju GND.
  • Kaki 6 sebagi decoupling dipasang elko (C5) ukurang 100µF menuju GND.
  • Pada sumber tegangan + dan - biasa dipasang elko (C11) dengan ukuran yang pernah guruKATROI lihat antara 470µF hingga 3300µF


Sepertinya sudah selesai tuh rangkaian LA4183 bentuk stereo.

Coba kita lanjut ke bentuk MONO model brigde.
Ini pasti lebih cepat dibahasnya, harap maklum hanya akan ada



TUH !!! ... kan, sama dengan yang stereo, hanya saja.

  1. Kaki 5 yang asalnya untuk input, dibuang elco 1µFnya dan langsung di pasang ke GND. atau biar terasa aman, biarka elko 1µF atau diganti 100µF, baru ke GND.
  2. Tambahkan resistor ukuran antar 47K hingga 100K dari input (kaki 8) menuju kaki 2 (speaker), waktu guruKATRO coba pasang ke kaki 3 (buffer) ternyata hasilnya sama saja, anda boleh mencoba juga, bila hasilnya tidak baik, tinggal paindah saja ke kaki 2. Semakin kecil nilai resistor kualitas suara akan semakin jernih dengan resiko volume semakin kecil. Sebaliknya semakin besar nilai resistor akan menjadikan volume semakin besar dengan resiko semakin tidak jernih.

NB :

  • Pada jaman dulu, ketika guruKATRO masih aktif menjadi bingkil elektro sekaligus pada jaman listrik PLN belum sampai ke kampung guruKATRO, IC LA4183 sangan menjadi andalan konsumen karena dengan asupan tegangan yang cukup kecil pun bisa menghasilkan kualitas yang lumanyan daripada lumanyun.
  • Bila kesulitan nyari LA4183, alternatif persamaannya, yang guruKATRO pernah pakai dan kualitas hampir 99,99% sama persis adalah IC KA2206
Penulis berbagi PENGETAHUAN
Pembaca mendukung dg TIDAK MEMBLOKIR IKLAN
dg SALING PENGERTIAN seperti ini
Insya Allah kita selalu dalam KEBERKAHAN

Demikian Posting tentang Skema Power Amplifier IC LA 4183 yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

8 komentar

  1. untuk spekery yg brp inch pak pa 12" kuat ngangkat spekernya kalau pakai ic ini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. katanya sih matching di 6 - 8 in
      tapi yang dulu aku pernah pakai 10 in RRT (dg box kayu besar model lama), masih mantab
      kalau 12 ngepot bang!!!!

      Hapus
  2. ini apa perlu buffet lagi pak sebagai penguat audio atau g usah...kalau sama speker si emba gmn bang...pa kwalitas speker pengaruh jg..kalau menurut bapak speker yg mantap yg 6 8 10 inch apa pak..kalau ditambahin subwofer gmn rangkaiany

    BalasHapus
    Balasan
    1. perlu semacam tone controll dan sebaiknya jenis yang pasif

      sepengalaman saya dulu, bila speaker bukan merk RRT tidak boleh lebih dari 8 inch

      kalau mau ditambahin sub woofer, bisa gunakan TDA2030,
      dan LA4183 hanya buat satelinya.

      Bila hanya dijadikan satelit, gunakan speaker full-range 4 atau 6 inch yang murahan juga gak papa

      yang penting speaker sub woofer untuk TDA2030 nya yang bagus

      Hapus
  3. untuk out put speker kl stereo maximal brp watt yg pernah dicoba dan juga kl mono...dan untuk sumber tegangan brp volt!

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau dibuat stereo masing2 maksimal 2.3 watt
      kalau dibuat mono maksimal keluar 4.7 watt

      supply standar 9 volt, tapi ternyata sudah bagus walau hanya 6 volt

      Hapus
  4. pak kalau out speker yg streo kanan kiri dikasih resistor 10k trs dijadikan 1 untuk dijadiin mono bisa jg...

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa .... asal dilanjut ke booster amplifier mono

      kalau setelah r10K langsung ke speaker gak bunyi ....

      tapi karena ada tahanan r10K x 2 = 20K maka IC tetap aman

      Hapus

Facebook Comments