7/18/2019

Penguat Mic dg Tone Control plus Saluran Echo

komentar : 18
Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Mohon maaf kepada rekan Halaman Facebook atas nama Toto Hartoyo, yang sudah lama banget request tentang Penguat Mic dengan Echo dan Tone Controlnya, bahkan rupanya sekarang sudah ada juga yang membuntuti request ini, untuk rekan Gufron anda bisa mengikuti materi ini bersama dg rekan rekan elektro-hobbier yang lainnya.

Disini bukan kumpulan para ahli elektro, tapi hanyalah sekedar kumpulan para pecinta saja, apalagi admin blog ini ... hanya asal tahu yang didukung rasa berani yang berlebihan saja ..... makanya tolong yooo... jangan tanya yang sulit sulit, karena dijamin admin gak bakalan bisa menjawabnya.


Penguat mic dengan tone control yang ada middle nya plus dikasih echo .... hehehehh itulah permintaan mas Toto ... untung gak minta yang ada indikator peak dll ... sehingga tidak terlalu pusing guruKATR0 merespon permintaan tersebut.

Penguat Mic yang akan dipaparkan juga bukan yang sekelas yamaha atau rolland atau marshal ... heheheh ... hanyalah sebuah rangkaian yang sering guruK4TRO buat sendiri .... ngarang dan mengira-ira sendiri serta akan otomatis berhenti bereksperimen apabila dirasa hasilnya sudah cukup memuaskan.

Penguat Mic yang akan dibuat akan di supply dengan tegangan tunggal ... antar 12VDC hingga 15VDC.

1. Siapkan kerangka PCB beserta tata letak potensio nya, (dalam hal ini guruKATR0 hanya menggunakan PCB sundelBOLONG), sehingga yang mau cetak PCB bagus mohon maaf, silakan buat sendiri saja.


Lho mana skema Echo nya Mas ???
dalam hal ini Echo terpisah saja membeli sendiri KIT Echo digital reverb yang murahan saja cukup, usahakan yang punya dua potensio (pot speed dan pot delay) saja, dengan tujuan agar tidak mempersulit para pemula seperti saya ini. sebab potensio volume echo akan dipasang di PCB buatan ini.

Ada 6 potensio mono, semuanya bisa pakai B50K tapi sebaiknya B100K saja

6 potensio itu nantinya akan dibuat untuk mengatur level :

- volume Microphone
- Volume Echo
- Bass
- Middle
- Treble
dan
- Volume master

sesudah disiapkan sesuai gambar point 1 diatas, mari kita lanjut dengan :


2. Merangkai Pre-Mic

Kebanyakan Echo Produk yang dijual dengan harga murah itu memiliki pre-mic yang lumayan asal bunyi saja, karena itu sebaiknya buatlah pre-mic sendiri, bisa menggunakan transistor C458 atau C828 atau C829 atau yang sejenisnya, dan sebaiknya (tidak dilarang) jangan menggunakan C945 atau C1815 dll yang sekelasnya, karena jenis jenis itu lebih condong ke nada rendah, bila diangkat nada tingginya maka biasanya akan mudah noise.

(sekedar tahu saja, dari puluhan amplifier toa yang pernah guruK4TRO bongkar, yang pre-mic nya menggunakan transistor semuanya alias seratus persen menggunakan transistor C458).



Emitor sebagai common tersambung ke GND (negatif 12V) melalui Resistor ukuran antara 22Ω hingga 100Ω, terserah pilihan anda mana yang dirasa lebih enak didengar dan juga terserah ketersediaan stok barang yang ada.

Kolektor sebagai output mic disambung ke 12V+ melalui resistor ukuran antara 2K2 hingga 5K6

Basis mendapat bias voltage + dari kolektor melalui resistor ukuran antara 100K hingga 470K

Input Mic masuk ke Basis melalui C 1μF dan di jumper ke GND dengan Resistor 2K2

Bila nada vokal terlalu dominan bass anda bisa mengecilkan nilai C 1μF itu hingga ukuran 100nano (104/0,01μF) dengan kondensator milar atau keramik misalnya.

R dari Kolektor menuju Basis (220K) memiliki tugas ganda, disamping sebagai catu daya untuk basis ia juga bertugas sebagai R feedback, bila dibesarkan nilainya akan  menghasilkan volume dan bass yang lebih besar tapi juga semakin tidak jernih. Bila semakin dikecilkan akan semakin jernih, tapi juga sekaligus semakin lemah volume dan bass nya. Untuk menghadang noise (over treble), R feedback itu di paralel dengan C ukuran antara 100pF hingga 500pF.

Sudah jadi itu pre-mic nya, output keluar dari kolektor menuju kaki 1 Potensio MIC dan berlanjut akan keluar melalui kaki 2 Potensio MIC. melalui elko 1μF dengan posisi negatif elko tersambung ke kaki potensio.

setelah keluar dari kaki 2 potensio MIC, output di cabang dua
cabang pertama menuju ke transistor buffer (masih jalur biru)
cabang kedua akan masuk input pada KIT ECHO melalui Resistor 10K hingga 22K (jalur hijau)


3. Menggabungkan out-MIC dengan out-ECHO

Dari out pada KIT ECHO disambung ke kaki 1 Pot ECHO melalui Resistor 22K (bila echo kurang kuat bisa diganti hingga ukuran 1K

Dari kaki 2 Potensio ECHO, sinyal echo keluar dan akan digabung dengan out-MIC, penggabungan bisa menggunakan R 10K.



Sesudah digabung dengan dua buah resistor 10K dilanjut masuk ke elko Transistor buffer
(mohon maaf itu gambar elko terbalik. seharusnya negatif yang ke resistor penggabung dan positif yang ke kaki basis transistor buffer.

(bila belum punya KIT ECHO, biarkan saja dulu Penguat mic ini sudah bekerja dengan baik walau tanpa efek gema)



4. Merangkai Transistor buffer

Buffer ini dipasang tujuan agar kualitas suara yang keluar nantinya terasa cukup nendang dan cukup runcing bisa lari jauh kedengarnya serta agak terhindar dari suara sember



Sekali lagi mohon maaf gambar elko yang menuju basis transistor terbalik

sinyal gabungan antara out-MIC dengan out-ECHO masuk buffer melalui elko yang gambarnya terbalik itu.

Basis sebagi input-BUFFER mendapat supply + melalui R 220K
Kolektor sebagai common langsung mendapat tegangan +
Emitor yang akan dijadikan out-BUFFER diberi tegangan - melalui Resistor 4K7

selesai sudah buffer, selanjutnya :

5. Merangkai Tone Control

Input TC berasal dari out_BUFFER.  dari kaki Emitor melalui elko, lanjut ke kaki 1 pot-BASS, pot-MIDDLE dan pot-TREBLE

ke kaki 1 bass menggunakan R 10K
ke kaki 1 middle menggunakan R 5K6
ke kaki 1 treble menggunakan  R 1K




Semua kaki 2 potensio-TC sebagai out-TC akan menuju Basis Transistor penguat TC melalui elko 1μF (jalur ungu)

dari kaki 2 bass menggunakan R 10K
dari kaki 2 middle menggunakan seri R 5K6 dan C 223
dari kaki 2 treble menggunakan seri R 1K dan C 472




Transistor penguat-TC dengan basis sebagi input dan kolektor sebagai output

Basis mendapat asupan + dari kolektor menggunakan R 47K (bila untuk sound Luar Rumah agar bisa lari jauh terdengar)
bila untuk hiburan dalam ruang, anda bisa membesarkan nilai R tersebut bahkan hingga 1 mega.

R47K itu di paralel dengan C 102 juga bila untuk sound sistem besar, sementara bila hany untuk hiburan kamar, cukup dengan ukuran 220pF saja (asal bisa menepis noise)

Sebagai output penguat TC, Kolektor diberi tegangan + melalui R 10K, ini juga bila untuk hiburan luar rumah, sementara bila untuk hiburan kamar cukup dengan ukuran 5K6 atau 4K7 saja

Emitor sebagai Common mendapat tegangan negatif melalui R 47Ω

Keluar dari kolektor melalui elko  1μF, sinyal mic diteruskan ke kaki 1 potensio volume dan diteruskan lagi ke titik out-PENGUATMIC setelah disaring dengan R 10K

R 10 K ini cukup penting bila nantinya output akan masuk bersama sama dengan sumber suara yang lainnya menuju input mixer ataupun input Amplifier

========================================
(pelajaran tambahan tentang TC pasif dengan TC aktif)

Pada TC ini guruXATRO sediakan dua opsi yang sangat mudah dilakukan, bisa pilih TC Pasif atau silakan pilih TC aktif.

Amati gambar pada point 5 pas diatas ini, pada jalur abu abu, ada tiga utas garis, satu berwarna merah dan yang dua berwarna kuning.

garis itu untuk pilihan TC aktif atau TC pasif.

bila memotong jalur abu abu dengan garis merah, maka akan menjadi TC Aktif
sementara bila memutus jalur abu abu dengan garis kuning, maka TC ini akan menjadi TC pasif
gampang banget kan membedakan TC aktif dengna TC pasif
yang membedakan hanya saluran dari kaki 3 potensio TC, Pada TC pasif saluran itu langsung menuju GND, sementara bila TC aktif saluran itu tersambung ke kolektor.


6. Pilih TC aktif atau TC pasif

Semua kaki 3 pot-TC yang bertugas sebagai peredam nada-TC ukuran Resistornya sama persis dengan yang dipasang ke kaki 1, gampang kan ???? dan semua tergabung ke jalur berwarna abu abu.

Pada gambar point

6.a. Pilih TC Pasif

Transistor hanya akan bekerja murni sebagai penguat TC saja tanpa tugas lain




Jalur Abu abu yang datang dari kaki 3 potensio TC disalurkan ke GND


6.b. Pilih TC aktif

Transistor penguat TC bekerja ganda, disamping sebagai penguat juga sebagai pengontrol nada



Jalur Abu abu yang datang dari kaki 3 potensio TC disalurkan ke Kolektor Transistor penguat TC melalui elko 1μF

6.c. Coba amati perbedaan hasilnya antara yang pasif dengan yang aktif, bagusan yang mana hasil outputnya, kalau ada perbedaan silakan pilih yang kualitas outpunya lebih bagus yooooo


Penulis berbagi PENGETAHUAN
Pembaca mendukung dg TIDAK MEMBLOKIR IKLAN
dg SALING PENGERTIAN seperti ini
Insya Allah kita selalu dalam KEBERKAHAN

Demikian Posting tentang Penguat Mic dg Tone Control plus Saluran Echo yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

18 komentar

Admin memberi kesempatan bagi pembaca yang kesulitan komentar menggunakan akun google. Namun dalam berkomentar harus ditetapkan satu nama diri yang tetap.
Komentar dengan identitas Unknow dan Anonim atau sejenis SPAM dan mengandung LINK AKTIF tidak akan diterbitkan.

  1. Maaf Pak Guru....artikel ini emang ga ada gambar rangkainnya yah?apa hpku yg error......suwun

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada 9 gambar diatas, bukan HP yang error ... juga
      mungkin jaringan yang lagi kurang bagus

      Hapus
    2. Mohon maaf Bukannya pakai Aplikasi Pinterest... InsyaAllah gambarnya muncul semua...

      Hapus
  2. Assalaamu alaikum Pak Guru... dari sekian banyak Postingan bapak tentang elektronik Rasa rasanya belum ada pembahasan tentang Crossover.. Request dong Pak... Crossover pasif yg 3 way...
    Hatur nuhun...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa alaikumussalaam wr wb
      heheheh
      crossover pasif apa yg dimaksud yang berada didalam box salon ataukah crossover yang macem tone control ... heheheh balik nanya

      tar isya Allah akan diperimbangkan untuk dijadikan pembahasan
      makasih masukannya

      Hapus
    2. Yang dibox salon itu Pak...

      Hapus
    3. ooh itu yah ...
      ya kapan kapan akan dibahas tentang jenis komponen
      keuntungan dan kerugian
      bahkan insy. akan diceritakan juga karakter lama guruKATRO yang dulu sering membantai aplikasi itu

      Hapus
  3. Iya pak ditunggu...
    Karena bagi pemula seperti saya yg pemulanya pake banget... baru liat speaker Twitter dipasang kapasitor aja sudah bingung... bagaimana cara pasangnya, harus ukuran berapa,apa jenis kapasitornya dll
    Saya sering baca² Artikel seputar itu tapi ngak paham²..
    Jujur pas nemu blog Pak Guru ini Alhamdulillah saya banyak tercerahkan...

    BalasHapus
  4. asssalamualaikum pak guru,ikut nimbrung pak...sementara di save dulu.
    soale cari komponennya ternyata agak susah ditempat saya,baru dpt setengahnya aja,sisanya nunggu orangnya belanja dulu katanya...

    BalasHapus
  5. oh iya pak sampe lupa mau nanya neh.
    kemaren saya bereksperimen dgn mengganti TR pd speaker aktif saya,setelah saya pasang dan colokin,eh keluar asap kayak ada yg terbakar gitu,tp saya ga tahu yg mana,soalnya sebelum saya nyalain,speakernya saya pasang terlebih dulu.
    kira2 apanya ya pak guru ?
    kalau dicari pakai multimeter,bgm caranya ? apakah speakernya harus terhubung kesumber daya dulu ?
    kalau di posisi off,apakah bisa diuji pake nultimeter ?
    mohon bimbingannya pak guru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus dilihat dulu secara fisik bagian mana yang gosong
      dan diingat pula kemarin yang diganti itu transistor seperti apa dan penggantinya juga seperti apa

      untuk cek transistor
      bukan hanya harus lepas dari setrum
      lebih jauh bahkan transistor yg akan diukur harus dilepas minimal dua kaki,

      atau lebih mudah dilakukan bila transistor itu dilepas dulu dari PCB
      baru test dilakukan

      bila masih di PCB ada kemungkinan jarum tester bergerak oleh komponen yang lain

      Hapus
  6. sepertinya elco pak ? tp cma 1,yg satunya enggak.
    tp saya bingung,kok bisa ya yg diganti transistornya tp yg gosong elconya,padahal waktu beli transistor,saya bawa tuh transistor yg asli.
    kalau menguji yg lain apa jg harus dilepas pak guru ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh gitu yah ... berarti masih bunyi yah???

      mungkin itu masalah lain dan bisa terjadi kapan saja
      mungkin juga tegangan yg masuk berada diatas tegangan elko itu

      kalau elko sudah meletus gak usah diukur ... langsung ganti saja .... hati2 jangan sampai terbalik kaki - dan + nya

      Hapus
  7. baik pak guru....tp cara mengetahui + - nya gimana ya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. difoto saja di FB ntar dikasi tahu caranya
      soalnya pasang elko kebalik bisa meledak kayak mercon

      Hapus
  8. Asalamualaikum slm kenal pa guru...sy ga phm msalah audio tp setelah liat blog bpk ko jd tertarik unt belajar audio krn pemula sprti sy tdk tau cr krja tc mixer dll tp dsni sy mulai ngerti sdikit2. Trima kasih pa

    BalasHapus
  9. mmmm mulai paham nih pak guru,tp yg pasif.
    hohoho

    BalasHapus