29/01/19

HiFi Tone Control Independent Transistor

Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Yang merasa sudah request Rangkaian Pre amp mic transistor plus mixer transistor, mohon bersabar dulu, dan guruKATRO mohon maaf yang sebesar besarnya .... karena entah mengapa tiba tiba yang kelar duluan ternyata malah yang second request, ... HiFi Tone Control with Independent Transistor.

Salah satu pembaca setia guruKATRO Ada yang menghendaki sebuah Tone Control yang memiliki masing masing satu transistor penguat pada setiap potensio Kontrol nya, makanya rangkaian ini guruKATRO sebut sebagai Tone Control Independent Transistor. Walau dengan terseok seok karena sedang ada cukup banyak kepentingan darat, namun akhirnya kelar juga.

Sebenarnya untuk kali ini guruKATRO tidak hanya merespon dua request saja, melainkan ada empat request berbeda yang datang hampir bersamaan. Yang akan di share pada posting ini adalah respon atas request kedua, yang pertama karena memiliki ke rumitan lebih tinggi, maka guru putuskan menyelesaikan request kedua terlebih dahulu.  Sehingga untuk request yang ketiga dan ke empat tentunya akan terkabul lebih belakangan lagi.

Untuk HiFi Tone Control Independent Transistor yang sudah guruKATRO buat, hasilnya cukup memuaskan, walau mungkin hanya sekedar menurut versi guruKATRO sendiri saja. Tapi jangan khawatir, karena nantinya juga akan di tuntun cara menyesuaikan kualitas audio nya dengan mengganti beberapa komponen.

Tampilan aslinya tidak guruKATRO tampilkan, karena dibuat diatas PCB sundel bolong, dan tata letak komponennya acakadut, akan sulit diamati, sedangkan tampilan skema dan tata letak komponen rapinya seperti ini :


dan tampilan PCB kosongnya seperti ini :



Heheheheheheh ....
pasti banyank yang akan merasa mumet bila harus merangkai sendiri hanya dengan melihat gambar diatas itu, bagi yang merasa mumet alisa pusing dengan gambar diatas, mari kita mulai dari langkah yang pertama :


1. Untuk mengurangi rasa pusing, gutuKATRO buang dulu Grounding PCB nya, jadi seperti ini :



2. Biar lebih mudah lagi, coba guruKATRO kasih warna beda pada jalur yang akan di pasangangi komponen :




Warna merah jalur +
Warna hijau jalur input
Warna biru jalur output

3. Mulai pasang komponen yuk!

awali dari jalur tegangan +12 V, saring menggunakan Resistor 220Ω dan rataka arus dengan elko antara 100 hingga 1000µF


Bila menggunakan tegangan 15-18V, ganti resistor dengan ukuran antara 560Ω hingga 1K
Bila menggunakan tegangan 24 keatas, ganti resistor dengan ukuran 2K2

4. Lanjut dengan pasang komponen pada jalur input

pasang dulu elko input .... ukuran antara 1 hingga 10µF, saran 10 saja biar tidak ada nada rendah yang tercecer.




5. Lihat jalur hijau (input) berikutnya ... hanya akan disalurkan ke tiga titik, karena TC ini hanya memiliki tiga kontrol, yaitu Bass, Middle dan Treble

Salurkan input itu ke kaki tengah ketiga potensio (Bass, Middle dan Treble)

saring dengan resistor untuk menuju kaki tengah potensio  :

- Bass dengan ukuran 22K
- Middle 10K
- Treble 2K2




6. Urusi Bass dulu yoooo

pasang resistor 2K2 dan elko antara 1 hingga 10µF

dari kaki 1 menuju kolektor
dari kaki 3 menuju basis

dan pasang capasitor ukuran 393 dari kaki 1 menuju kaki 1



7. Lanjut ngurusi rangkaian transistor penguat bass

Sebaiknya gunakan TR C1815, kalau sulit setidaknya pakai C945, atau cari referensi sendiri untuk menentukan transistor frekuensi rendah.

komponen pendukung transistor sbb :
Dari Emitor menuju - (min/GND) gunakan resistor ukuran 560Ω, bila ingin bass terasa lebih lembut gunakan 1K, bila ingin lebih nendang gunakan 470 atau 330Ω

Dari Kolektor menuju + (positif) gunakan resostor ukuran 6K6
Dari Basis menuju Kolektor gunakan ukuran 1M atau diatasnya, dan paralel kan dengan capasitor ukuran 102, bila ingin lebih terpendam lagi, gunakan 222 atau 332.

Bagian output dari kolektor, saring menggunakan elko antara 1 hingga 10µF dan saring lagi menggunakan resistor ukuran 22K sebelum masuk jalur biru (out)


Pasang juga Potensio BASS kalau bisa gunakan tipe B50K..... 100K juga boleh

Sampai disini bila ingin dicoba, silakan beri tegangan, sumber audio disambung ke jalur hijau dan input amplifier sambung ke jalur biru, kalau rangkaian benar pasti sudah bunyi

tapi hanya kualitas bass yang keluar, .. mirip mirip sub woofer gituh. Coba putar2 potensio ... adakah ia bekerja dengan baik ???

=================


8. Berikutnya urusin middle kontrol

Pada potensio middle dari kaki satu dan kaki tiga pasang resistor 10K dan sambung seri dengan capasitor 473

kaki 1 menuju kolektor
kaki 3 menuju basis



9. Lanjut dengan pasang komponen untuk transistor penguat middle :
gunakan transistor C458

Emitor menuju GND gunakan resistor 220Ω
Kolektor menuju + gunakan resistor 4K7
Basis menuju kolektor gunakan resistor 330K, paralel dengan C331

untuk ouput dari kolektor gunakan C473 dan seri dengan R 10K menuju jalur out (jalur biru)



Bass dan Middle sudah kelar

10 . Berikutnya ngurusi potensio Treble

kaki 1 pot trebel pasang seri R 2K2 dengan C332 ke Kolektor
kaki 3 pot trebel pasang seri R 2K2 dengan C332 ke Basis



11. Lanjut dengan memasang komponen untuk transistor penguat treble, gunakan C829. atau cari referensi sendiri transistor frekuensi tinggi

Emitor sambung ke GND dengan R 100Ω atau 47Ω
Kolektor menuju + gunakan R 4K7 atau 3K3
Basis menuju Kolektor gunakan R 100K

sebagai output treble gunakan C332 dari kolektor, seri dengan R 2K2 menuju jalur out (jalur biru)




sebenarnya sudah selesai ini tone control, namun masih kualitas biasa standar gitu, biar jadi HiFi, yuk kita lanjut dulu

12. Sebelum disulap menjadi HiFi, perkuat dulu audio dengan menggunakan transistor C829, kalau anda mau boleh juga coba menggunakan D438

Dari jalur biru, Masuk Basis menggunakan elko ukuran antara 1µF hingga 10µF
Emitor diberi makan menggunakan ukuran antara R 220Ω hingga 560Ω
Kolektor dipasang R 5K6 menuju +
Basis dipasang R 560K menuju Kolektor, dan paralel dengan C101

dan output pasang elko ukuran antara 1µF hingga 10µF





13. Konsentrasi pada rangkaian peningkatan kualitas HiFi

dari elko putput kolektor, saring dengan C332 dan paralel menggunakan seri dua resistor 22k dan 2K2, masuk kaki 3 potensio volume

pertemuan seri dua resistor 22k dengan 2K2 dipasang seri c224 dengan R 2K2 menuju GND

Kaki 2 potensio volume menuju output Tone Control setelahsebelumnya disaring menggunakan elko ukuran antara 1µF hingga 10µF, dan diseri menggunakan R 5K6 >>> output

Kaki 1 Potensio Volume menuju ke GND



Selesai sudah proses pembuatan HiFi Tone Control Independent Transistor


Selamat mencoba ....

Ya Allah ya Tuhan Kami Yang Maha Bijaksana,
Berikanlah keberkahan yang melimpah,
kepada pembaca kami
yang tidak memblokir iklan
pada halaman ini

bagikan Artikel ini melalui :

Demikian Posting tentang HiFi Tone Control Independent Transistor yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

24 komentar

Mohon maaf
Komentar dengan username :
Anonim
Unknow
mengandung link aktif
spam
TIDAK BISA TAMPIL
pada blog ini

  1. kata admin mumet, iya betul saya juga mumet banget, di luar pengetahuan saya haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. HEHEHEH
      kalau diikuti gambar demi gambar secara urut pasti ilang mumetnya

      Hapus
  2. Guru ada lay out ny gx..??

    BalasHapus
    Balasan
    1. lagi dirancang, hanya saja karena untuk layout akan disediakan yang stereo juga, makanya agak lama nih

      Hapus
  3. pertemuan seri dua resistor 22k dengan 2K2 dipasang seri c224 dengan R 2K2 menuju GND, digambar kok 104.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya itu sesungguhnya alternatif ukuran antara 104 hingga 474, mau pakai ukuran berapa di sesuaikan dengan selera masing masing

      efeknya semakin besar ukuran C tersebut akan semakin menutup middle-condong bass,

      sebaliknya semakin kecil ukurannya akan semakin membuka middle-bass

      Hapus
  4. Mau tanya guru. Rangkaian sudah jadi san sesuai dengan y di atas. Tpi untuk treble pot di putar tidak ada efek sama skali (untuk bass dan mid berfungsi normal). Cek jalur aman. Vcc in ke tr juga ada. Kira2 apanya guru?

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba ganti empat buah R 2K2 pada langkah ke 10 dan ke 11
      dengan ukuran 1K

      dan juga coba ganti tiga buah C 332 dengan ukuran 472
      bila itu tidak bisa menolong kemungkinan besar penyakit ada pada transistor C829

      Hapus
    2. Maturnuwun suhu. Di coba dulu.
      Sama skalian nanya cara hilangkan noise nya gmna ya?. Ground udah kumpul ke titik ct dan di sambungkan ke plat besi. Tpi masih "gemresek". Ada masukan guru?

      Hapus
    3. kalau begitu sebelum ganti2 seperti yang diatas, pasang dulu C 102 dari input dan output TC, barangkali pot treble gak kerja hanya karena dan over treble ..... walau pot telah posisi nol

      Hapus
    4. Revisi guru.. suara "gemresek" asalnya dari pot vol. Putaran -15 dan +95 noise hilang (clean). Itu pot nya y kotor atau bagaimana guru?. Kok noise nya keluar cuman di putaran atas 15% dan di bawah 95%

      Hapus
    5. Sama tr c829 saya cek normal semua guru. Kaki2 bce nya. Ane coba y c102 dulu guru. Nanti ane lapor lgi.
      Terimakasih...

      Hapus
    6. iya coba cleaning dulu atau kalau perlu ganti dulu pot tsb dg yang baru ... bisa jadi masalah dari situ datangnya

      Hapus
    7. Nanya lgi. Hehe
      4 buah R sudah diganti dengan 1K. Pot treble n vol juga sudah diganti. Tpi suara malah gak keluah di putaran bwh 50% (noisenya lebih parah).
      Sama minta penjelasan efek masing2 komponen (kapasitor dan resistor) ke signal audio (bass, treble, mid). Udah nyoba nanya mbah gugel gak paham2 guru.
      Terimakasih

      Hapus
    8. oh ... kalo gitu biarkan saja dulu apa yg sudah diganti, coba paralelkan R 100K yg dari basis ke kolektor 829 dg Capasitor 221 atau 331 atau 471

      Hapus
    9. Mau tanya lagi guru. Pot vol n treble sudah di bersihkan dan coba di ganti dgn y baru (3x). Masih tetep gak bisa clean keluarannya.
      Sama mau nanya lgi. Pas wktu ane ukur out ampli ke speaker, knp keluar tegangan dc 2v dan kalo multimeter di ganti ke ac keluar 6v lebih (dengan dan tanpa TC). Apa ini penyebabnya guru?. Untuk solusi kasus ini bgmna guru?.
      Terimakasih.

      Hapus
    10. pada saat mengukur DCO .... input sudah di grounding apa belum ...
      kalau saat itu inpu ampli sudah disambung ke GND berarti harus setel trimpot DCO (kalau ada trimpot)

      kalau saat test belum di GND kan .... ya ulangi lg dulu

      Hapus
  5. Tambahan. Pot di ganti ke 10K noise berkurang. Semakin besar ukuran pot noise makin gwde guru

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya sambil diukur sambil diputar2 trimpot sampai ketemu titik dimana DC sangat mendekati skala nol

      Hapus
  6. ijin praktek guru. mmpung dirumah bnyak rosokan elektro hihi..
    oh iya c393 jika diganti 473/303 lbih bgus mana pak ?? soalnya 393 sulit cari di rosokan..

    BalasHapus
  7. Mohon maaf pak ....Untuk Pot trible digambar terakhir...
    Sepertinya disitu ada dua titik untuk komponen tapi masih kosong...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. HEHEHEH
      bisa di kasi R seperlunya
      bisa juga dibiarin kosong

      Hapus
  8. Oh.. begitu saya kira Pak Guru lupa hehehe
    Rangkaian ini lagi diamati sekalian dipelajari Pak..
    Sudah beberapa kali mencoba membuat tone control aktif dari sekian skema yg banyak bertebaran tapi belum ada yang sukses...
    Mudah mudahan Yg ini bisa berhasil...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gimana mas ade udah sukses buatnya blum...klau udah tolong review nya..biar yg lain tau....hehe

      Hapus