05/10/18

Rangkaian kecil untuk menjernihkan Audio

Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Syarat utama pemasangan rangkaian yang akan dibahas dibawah ini adalah apabila kita sudah memiliki audio sistem dengan suara sudah keras. Sebab apabila keadaan audio sistem yang akan kita pasang rangkaian pen-jernih audio memiliki kualitas volume kecil, maka akan menambah semakin kecil kualitas audio kita.

Selain syarat sistem audio sudah keras, ada juga syarat apabila audio yang dikeluarkan dirasa masih membuat telinga kita tidak nyaman untuk menikmatinya. Keras membahana tapi sekaligus juga terasa menyakitkan telinga. Bila kita memainkan audio kita, terasa mengganggu bahkan ketika bincang asyik dengan orang yang posisinya sangat dekat dengan kita.


Dengan dipasangnya rangkaian pen-jernih audio ini, maka kita akan tetap merasa nyaman bercengkerama walaupun posisi kita sangat dekat dengan salon speaker yang sedang memainkan musik.

Rangkaian ini sesungguhnya sama saja dengan TONE CONTROL PASIF yang pernah guruKATRO posting pada masa lalu, dan hingga kini masih cukup banyak pembaca-nya. Apabila rangkaian tone control sederhana itu potensio bass dan treble diputar sejauh 100%, maka akan didapat rangkaian seperti yang dimaksud dalam posting ini.

Pemasangan yang paling tepat dengan hasil paling memuaskan dan juga paling mudah bagi pemula adalah pada bagian input amplifier.



Pada audio sistem rakitan ataupun yang made by sendiri, biasanya merupakan suatu rangkaian terpisah antara amplifier dengan sumber audio. Ini pasti akan membuat kita merasa lebih mudah untuk mencarinya.

Biasanya juga dari output sumber audio menuju input amplifier juga disambung dengan seutas kabel. Karena rangkaian ini merupakan saringan alias filter, sehingga pemasangan dilakukan dengan memutus kabel dari output sumber audio menuju input amplifier itu.


Saluran kabel yang menuju input Amplifier sudah diputus untuk kemudian diberi rangkaian penjernih audio.

1. Pada saluran yang sudah kita putus itu kita pasang capasitor.




kapasitor ini bertugas hanya mengantarkan nada tingkat tinggi saja, nada menegah dan nada rendah kagak boleh ngikut. Bila ingin treble lembut, gunakan ukuran seperti pada gambar, 222 alias 2,2 nano Farad.

Bila ingin kualitas treble yang :

- ultra-soft, gunakan ukuran102
- extra-soft gunakan ukuran 152
- super-soft gunakan ukuran 182.

- hard, gunakan ukuran 272
- super-hard, gunakan ukuran 332
- extra-hard gunakan ukuran 392
- ultra-hard gunakan ukuran 472

hihihihi ... banyak banget variasinya ... tapi ini lumayan penting bagi para pemula yang memiliki sifat penasaran cukup tinggi.

hanya dipasang itu saja ????
yah! pastinya akan hanya keluar nada treble saja, tambah gak enak didengar tentunya. Karena itu mari kita lanjut dengan :

2. Memasang resistor diparalel dengan capasitor nomor 1 diatas.




Dua buah resistor dipasang secara seri, pada gambar terlihat bagian input menggunakan ukuran 22K (merah-merah-jingga), dan bagian output menggunakan ukuran 1K (coklat-hitam-merah).

Kalau dihitung nilai keseluruhan resistor (cukup mudah karena ini sambungan seri), 22K + 1K = Total : 23K (merah-jingga-jingga)

Lho mengapa tidak gunakan satu resistor ukuran 23K saja???. Jawabannya adalah sangat sulit bahkan mungkin tidak ada satu resistor ukuran 23K!.

Padahal itu jawaban yang sangat tidak benar!
Alasan yang benar mengapa di pasang dua resistor secara seri adalah karena nantinya akan dipasang filter peredam audio middle frekuensi tertentu yang biasanya dianggap bikin bising bagi beberapa personel tertentu.

Sedangkan nilai 23K itu tidak penting, karena nantinya juga akan di buat alternatif ukuran lainnya sehingga bisa menemukan kualitas audio yang diinginkan oleh masing masing selera.

- Resistor input filter dengan ukuran 22K itu gunanya untuk menentukan seberapa besar nada bass yang diinginkan.

  • Bila merasa bass kurang tebal, bisa diganti dengan ukuran 18K (coklat-abu-jingga) atau 15K (coklat-hijau-jingga) atau 12K (coklat-merah-jingga) atau bahkan 10K (coklat-hitam-jingga).
  • Sedangkan bila nada bass terasa sudah terlalu tebal, kita bisa menipiskannya dengan menggunakan resistor ukuran 27K (merah-ungu-jingga) atau 33K (jingga-jingga-jingga) atau 39K (jingga-putih-jingga) atau 47K (kuning-ungu-jingga).

- Resistor output filter dengan ukuran 1K itu gunanya untuk mendukung tepisan nada middle. Walaupun juga akan sedikit mempengaruhi ketebalan bass. Tapi tugas intinya disini adalah membantu menentukan seberapa pengaruh menepis nada middle.

  • Bila middle terasa masih terlalu keluar, bisa diganti dengan resistor ukuran 820Ω (abu-merah-coklat) atau 680Ω (biru-abu-coklat) atau 560Ω (hijau-biru-coklat).
  • Sedang bila terasa nada middle terlalu banyak terbuang, bisa diganti resistor dengan ukuran 1K2 (coklat-merah-merah) atau 1K5 (coklat-hijau-merah) atau 2K2 (merah-merah-merah) atau 2K7 (merah-ungu-merah) atau 3K3 (jingga-jingga-merah) atau 3K9 (jingga-putih-merah) atau 4K7 (kuning-ungu-merah).


Dengan memasang satu kapasitor diparalel dengan seri dua resistor itu filter audio ini belum bisa bekerja dengan sempurna, karena masih saja ada nada nada bising yang ikutan masuk ke amplifier. Karena itu harus dipasang lagi filter penepis nada middle yang bila dipasang akan sangat terasa efeknya, yaitu :

3. Memasang rangkaian seri capasitor dengan resistor.


Tuh kan makanya pada nomor 2 diatas menggunakan dua resistor seri, tuh kan pada sambungan seri dipasang filter middle audio yang sesungguhnya.

- Capasitor berfungsi membuang nada middle semi rendah, pada gambar dicontohkan menggunakan ukuran 224 (220 nanoFarad).

  • Bila dirasa bass terlalu tipis, bisa dengan ukuran 154 (150nF / elko 0,15µF) atau 124 (120nF / elko 0,12µF) atau 104 (100nF / elko 0,1µF).
  • Bila dirasa bass terlalu tebal, bisa ganti dengan ukuran 274 (270nF/ elko 0,27µF) atau 334 (330nF/ elko 0,33µF) atau 474 (470nF/ elko 0,47µF).

- Resistor bertugas menepis nada middle semi tinggi, pada gambar dicontohkan menggunakan ukuran 1K (coklat-hitam-merah)
  • Bila nada yang dihasilkan terasa terlalu dingin, bisa ganti dengan ukuran 1K2 (coklat-merah-merah) atau 1K5 (coklat-hijau-merah) atau 2K2 (merah-merah-merah) atau 2K7 (merah-ungu-merah) atau 3K3 (jingga-jingga-merah) atau 3K9 (jingga-putih-merah) atau 4K7 (kuning-ungu-merah).
  • Bila dirasa masih terlalu cemprang, bisa ganti dengan ukuran 820Ω (abu-merah-coklat) atau 680Ω (biru-abu-coklat) atau 560Ω (hijau-biru-coklat).



Selanjutnya mari kita bersama sama merenung "hanya dua buah capasitor dan tiga buah resistor" yang dipasang sedemikian rupa ternyata hasilnya sangat signifikan untuk memperbaiki kualitas sistem audio.


NB :

  • Walaupun hasil paling menakjubkan adalah apabila dipasang tepat pada input amplifier, tapi tidak dilarang juga bila dipasang sesudah sumber suara atau sesudah galaxy atau sebelum tone control. Bahkan kadang guruKATRO membuat double atau triple rangkaian seperti itu dan tentunya dengan menaikkan nilai nilai resitor terlebih dahulu, kemudian ada yang dipasang pada output source, ada yang dipasang sebelum tone control dan ada yang dipasang sebelum amplifier seperti contoh diatas.
  • Apabila dipasang pada sistem audio yang kualitas volumenya lemah, bisa disiasati dengan membuat penguat transistor setelah rangkaian filter tersebut. Contoh penguat transistor misalnya seperti ini :



Cara memasangnya seperti ini :


Ya Allah ya Tuhan Kami Yang Maha Bijaksana,
Berikanlah keberkahan yang melimpah,
kepada pembaca kami
yang tidak memblokir iklan
pada halaman ini

bagikan Artikel ini melalui :

Demikian Posting tentang Rangkaian kecil untuk menjernihkan Audio yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

63 komentar

Mohon maaf
Komentar dengan username :
Anonim
Unknow
mengandung link aktif
spam
TIDAK BISA TAMPIL
pada blog ini

  1. kalau speker 12"cocok g pak pakai rangkaian penjernih audio ini..atau hy untuk speker kecill.

    BalasHapus
    Balasan
    1. rangkaian ini bisa dipasang pada sound system ukuran berapapun. yang penting ia sudah menghasilkan suara keras tapi dirasa kurang jernih (bikin berisik)

      yang paling berpengaruh pada cocok atau tidaknya ukuran speaker adalah berapa setinggi mana tegangan di berikan untuk amplifier, sebesar apa amper trafo yang digunakan untuk men supply amplifier

      Hapus
  2. Bos mau tanya,,,,kalau transistornya di pasang setiap pot bisa gak.
    Seumpama setiap pot di tutup semua,bagaimana caranya supaya bisa buka suara musik kalau kita buka pot bass-nya saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh .... guruKATRO kok jadi lama sekali demi mencerna maksud kalimat anda
      harap maklum .... ini admin blog sudah cukup tua

      Mungkin (maaf bila jawaban meleset) :
      satu transistor untuk satu potensio (mungkin maksudnya), bahkan untuk pot volume, itu bisa tapi mungkin akan dianggap kurang efektif, kecuali akan dibuat semi-digital.

      kalau ditutup satu saja pot volume, maka semua akan hilang, walaupun pot bass middle treble dll dibuka 100%

      bila yg dimaksud tutup treble midlle dll selain volume, lalu cukup buka pot bass maka yang keluar juga musik, tapi cukup nada rendahnya saja yang akan muncul

      bila ingin hanya buka pot bass saja sudah harus keluar nada musik seutuhnya, lalu apa gunanya kita memasang pot volume middle treble dll.

      mungkinkah yang dimaksud anda adalah rangkaian subwoofer 2.1 misalnya????

      sungguh si tua ini belum juga mampu mencerna kalimat anda
      tapi tenang disini enjoy aza ....

      Hapus
  3. hallo pak gru,,, slah stu ampli sya brmasalah sperti yg guru jlaskan, keras tpi brisik.
    cocok gk klo rngkaian diatas di umpan ke ocl 150 watt, trafo 5A (murah), tegangan 25v, n kluar 32v stelah mlewati penyearah, tr final sanken (asli), speaker 12",,, n bener pa gak klo urutannya =>dri msik hp, msuk PENJERNIH AUDIO, msuk input tone cntrol, n msuk ampli...
    mhon sarannya master.

    BalasHapus
    Balasan
    1. rangkaian diatas gak milih apa PA dan berapa tegangan dan ampernya, yang penting keras tapi berisik itu 99,99% cocok.

      urutanya begitu boleh juga , tapi coba juga dg urutan :
      HP >> TC >> Penjernih Audio >> Amplifier, barangkali

      berikutnya pilih mana yang paling sreg .... selamat mencoba

      Hapus
  4. baiklah, akn sya laksanakan guru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat mencoba dan semoga sukses selalu

      Hapus
    2. Guru dari gambar di atas ko aku bingung. Bisa di princi lagi guru gambarnya. Bacanya masi bingung

      Hapus
    3. gini saja
      kabel yang tersambung pada titik input ke ampli dilepas dulu
      lalu dari titik input itu dipasang C 222 dan R 1K secara bersama

      ujung R 1K disambung lagi dengan R 22K

      ujung R 22K digabung dengan ujung C 222

      gabungan R22K dan C 222 disambung ke kabel input ampli yang tadi dilepas

      pada sambungan antara R 1K dan R 22K dipasang C 224

      ujung C 224 disambung dengan R 1K

      terakhir ... ujung R 1K disambung ke GND
      selesai sudah dan tes hasilnya


      Hapus
  5. Kalo untuk stereo bisa atau hrs bikin 2

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo stereo harus bikin dua, satu untuk L satunya lagi untuk R

      Hapus
    2. Udah jd om tp agak sakit di kuping knp yaa

      Hapus
    3. harusnya tambah dingin lhooo dipasang ginian ... kok aneh .... sakitnya krn terlalu tinggi treble atu gimana???

      Hapus
    4. treble mlh kurang om, kayanya krn bass.. Gmn om biar bass jedug di dada ini mah di kuping.

      Hapus
    5. untuk mengangkat treble, ganti c 222 dg 272 atau 332 atau 392 atau 472

      untuk mengangkat bass, ganti R 22K dg 18K atau 15K atau 12K atau 10K

      untuk membuka middle-treble, ganti R 1K yg ke GND dg 1K5 atau 1K8 atau 2K2 atau 2K7 atau 3K3 atau 3K9 atau 4K7

      untuk membuka middle-bass, ganti C 224 dengan 154 atau 104

      untuk menutup middle-treble, ganti c 224 dg 274 atau 334 atau 474

      untuk mengurangi bass, ganti R 1K yg ke out dg 1K5 atau 1K8 atau 2K2 atau 2K7 atau 3K3 atau 3K9 atau 4K7

      Hapus
  6. Saya mau coba pasang di speaker aktif saya yg cemprang, kata yg jual sh maklum speaker aktif harga murah biasanya suaranya cemprang, hehe
    Mkasih ilmunya guru,,,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya .... bisa itu ... walau kadang bisa membuat volume menjadi lebih kecil

      Hapus
  7. Rangkaian Penguat transistornya itu di supply brp volt?

    BalasHapus
    Balasan
    1. R 470 bila 12V
      R 470 diganti 1K bila 15-18V
      R 470 diganti 2K2 bila 24-32V

      Hapus
    2. Kalau suplaynya 5v R nya di ganti berapa ohm?
      Soalnya pakai amplifier 5v

      Hapus
    3. jaman sekarang amplifier 5V pun sudah banyak yang keras, jadi bisa diaplikasikan sesuai data diatas.
      =====
      atau bila suara terlalu tenggelam
      coba ganti R-GND (1K) dengan ukuran 2K2 atau 3K3 atau 4K7

      C 224 bisa ganti dengan 104 atau 823 atau 683

      C222 bisa ganti dengan 272 atau 332 atau 392 atau 472

      silakn eksperimen dan semoga sukses

      Hapus
  8. Alhamdulilah saya telah berhasil dengan rangkaian ini.. dengan hasil yg sangat memuaskan
    Terima kasih Pak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. congratulation and kembali kasih

      Hapus

    2. Bukan hanya itu..
      TC Rasa Hi-fi, TC yg Lima chanel juga sudah sukses praktekan Pak..
      Dan sekarang InsyaAllah saya akan mempraktekkan rangkaian Buffer Subwoofer 2.1 itu Pak..
      Sekali lagi terima kasih atas Ilmunya Pak Yg sangat² bermanfaat..

      Hapus
  9. Pak guru, apakah rangkaian diatas bisa diaplikasikan untuk speaker earphone?

    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa Dan itu Akan Membuang Rasa Pekak di Telinga saat mendengarkannya
      Bila Terjadi Suara Menjadi Terlalu Lemah Anda Bisa Ganti R Yang 1k Dengan 2k2 Atau 2k7 Atau 3k3

      Hapus
  10. oh iya komentar diatas(pake anonim soalnya belum baca warningnya...hehehe..
    nih coba pake google account

    BalasHapus
  11. ini bisa diterapkan di ampli mini mono pak ?
    pake aki 12v 100watt

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa untuk amplifier apa saja, yg penting awalnya suaranya sudah keras

      Hapus
  12. oh iya pak,kapasitornya bisa diganti pake elco nggak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kapasitor yg 224 bisa diganti elko 0,24

      Hapus
  13. kutub positif elco menghadap kemana pak ?
    alkhamdulillah direspon,dari tadi saya mentelengin postingan bapak

    BalasHapus
    Balasan
    1. positif yang menuju dua R seri
      negatif yang ke GND melalui R 1K
      ===
      tapi pada rangkaian pasi seperti diatas terbalik juga gak ngaruh ..

      harap maklum didaratnya lagi disambi cetak undangan

      Hapus
  14. sip pak,maturnuwun wejangannya

    BalasHapus
  15. Gambar akhirnya kok gk ada guru?

    BalasHapus
  16. Pak guru, saya udah berhasil bikin suaranya jernih tapi volume kecil. Mau coba buat penguat transistor nya ga ngerti. Saya pakai kit pam8610. Itu diagramnya bisa dibikin lebih jelas ga pak? Bahan2nya sama jalurnya. Maaf ngerepotin pak guru

    BalasHapus
    Balasan
    1. cara memasangnya sudah guruKATRO sediakan gambar paling bawah,
      komponennya
      1 elko 100uF untuk peratan tegangan + dan -
      2 elko 1uF satu untuk input ke basis dan satu utk output dari kolektor
      1 R 470 ohm untuk saringan tegangan +
      1 R atau 100 ohm untuk - ke emitor
      1 R 4K7 dari + ke Kolektor
      1 R 470K dari kolektor ke basis

      bila terjadi noise pasang C 221 dari basis ke kolektor
      bila kurang keras ganti R 100 dengan 47 0hm

      semoga bisa membantu

      Hapus
    2. Terima kasih pak guru. Langsung saya praktekan. Jos gandos. Semoga makin jaya pak guru.

      Hapus
    3. Ini kalo ke stereo bikin 2 yah pak guru? Apa bisa di buat cabang. Saya baru yg kanannya aja ini.

      Hapus
    4. Congratulation... kalau sudah merasa puas, tapi tetap harus berusaha mengembangkan diri ....

      iya kalau stereo bikin dua buah yang sama persis, satu untuk L satu lagi untuk R

      Hapus
    5. Terima kasih pak guru, ilmunya sangat bermanfaat. Semoga sehat selalu pak guru . Aamiin

      Hapus
  17. Maaf mau tanya.
    Saya mau buat filter sub pasif dari dasar rangkaian ini.
    Bisa minta rekomendasi nolak komponen nya???
    Trima kasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau dasar filter sub (low - mungkin)
      gambar paling atas posting ini
      https://montirpailit.blogspot.com/2019/08/rangkaian-lpf-paling-sederhana.html

      Hapus
  18. kalau di pasang tepat sebelum speaker bisa gak guru?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa .... tapi akibatnya suara akan menjadi sangat kecil .... nyaris tak terdengar ...

      Hapus
  19. Bisa untuk amp klass d bos?

    BalasHapus
  20. Pak guru yth...
    Walaupun rasanya agak ribet dengan pergantian r sekian c sekian dstnya, ini sangat bermanfaat sekali buat penyuka musik yg bersih (low noise)

    Tapi apakan benar2 rangkayan itu tidak membutuhkan catu daya...?
    Penasaran saya Pak Guru...
    Pengen nyoba. Dan kebetulan saya sekarang ingin merakit ampli model rumahan, tapi suaranya outdor 🤣🤣🤣

    Yg ingin saya tanyakan sama Pak Guru, saya ingin merangkai ampli tsb dengan 2 karakter. Semisal kanan low dan kiri mid pakai socl 504. Kira2 apa saja yg saya ubah di rangkaian sebelah kanan (low) dan kiri (mid)

    Maaf, saya pemula Pak Guru...
    Mohon pencerahannya...
    Sebelumnya saya ucapkan terimakasih...
    Salam...

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk low
      ganti RC inverting
      R yang asalnya 560 ohm ganti dg 2K2
      C(elko) yang asalnya 22uF ganti dg ukuran antara 47uF smp 100uF

      utk mid
      ganti R inverting
      R yang asalnya 560 ohm ganti dg 330 atau 100 ohm

      ganti pula R feedback yng asalnya 27K dengan 10K atau sedikit dibawahnya

      Hapus
  21. ,,,klo output nya dari modul bluetooth ke input ampli apa bisa diterapkan cara diatas?? speaker pake bekas speaker satelit, suara bass nya kurang banget

    BalasHapus
  22. Saya telah bereksperimen dengan rangkaian penjernih Audio ini dan hasilnya cukup memuaskan bagi pemula seperti saya ini hehehe...dan begini urutan pemasangannya...

    Sumber audio-Rangkaian transistor penguat BAS TRIBLE-TC pasif-Penguat transistor Common Collector-Rangkaian penjernih audio - Amplifier tda2050, lm1875 atau Tda2030...

    BalasHapus
    Balasan
    1. lanjutkan eksperimen eksperimen berikutnya ....

      Hapus
  23. Pak guru yang terhormat, saya pemula..
    Yang ingin saya tanyakan
    Bagaimana membuat rangkaian dari speaker out untuk dimasukkan ke line in amplifier lain?
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. pada speaker out, sebelum disambungkan ke input amplifier lain
      disaring dulu menggunakan Resistor ukuran antara 22K hingga 100K

      Hapus
  24. Amplifiernya IC lm1875 ORI yg 30k Pak... untuk penguat transistor Nya C828A Matsushita... Suaranya bagus dijamin gak bakalan diomelin tetangga dah hehe he... sekarang lagi berburu 2sc458 Hitachi di Olshop...

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat dan semoga lekas dapat buruannya

      Hapus
  25. Kemarin sempat kelimpungan juga kerena terjadi noise desis ( sssett...) Sudah Gonta ganti C input Amplifier, C input maupun output penguat transistor tapi hasilnya tetap nihil....
    Terus saya terinspirasi dari rangkaian Lm1876 yg di input audionya dikasih R 1K... kemudian saya praktekkan di Lm1875 dan Alhamdulillah noise desis nya sembuh total Pak......

    BalasHapus
  26. Pak Guru yth...
    Itu tanpa catu daya ya pak Guru...semisal di masukkan kedalam box ampli, cocok kayaknya di depan ya pak guru...
    Pengen nyoba, cari2 bahan dulu...

    Oya pak Guru, buatin skema mid- high dan low - sub dong pak Guru...
    Pengen ikutan otak atik audio, tapi beda karakter. Mksdnya sebelah kiri utk mid - high, kanan low - sub. Cari2 skema di tmpt pak guru belum ada kayaknya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. utk MIDD tinggal ganti semua Resistor dengan ukuran sama, 4K7 semua (# buah R)
      dan C 222 diganti dengan 472 atau 682 atau 822

      Hapus