Belajar Membaca nilai Resistor

oleh : | pada : | 0 Komentar
Perhatian!
ini khusus untuk pemula!
heheheh ....

Sebenarnya agak malas guruKATRO posting dengan judul seperti diatas itu, karena pastinya dari jaman dahulu kala sudah sangat banyak posting posting serupa, sehingga nantinya akan sia sia guruKATRO buat artikel ini dengan resiko tak ada yang sudi membaca.

Namun seiring dengan semakin banyaknya pengunjung guruKATRO dalam label Elektrik-Elektronik, akhirnya guruKATRO memutuskan untuk tetap menyajikan posting Belajar membaca nilai resistor.

Posting ini ditujukan untuk para pemula dan terutama yang masih merasa kesulitan menapsirkan kode warna yang tertera pada badan resistor.





Pola dasar penerjemahan warna yang dulu pernah guruKATRO buat awalan untuk menghapal adalah 10 warna (guruKATRO buat tulisan dengan interval 5 - 5. dimulai dari 0 hingga 9) dengan tujuan agar lebih mudah dihapal :
HICOMEJIKU-HIBIUAPU

HI
CO
ME
JI
KU
-----------------------------
HI
BI
U
A
PU

=================
Pada Cincin warna urutan ke 1 dan 2, kode warna diatas diartikan sebagai angka murni :

HI tam = 0 (sepertinya tidak ada dalam urutan cincin ke 1)
CO klat = 1
ME rah = 2
JI ngga = 3
KU ning = 4
-------------
HI jau = 5
BI ru = 6
U ngu = 7
A bu = 8
PU tih = 9

========

  • Untuk RESISTOR dengan TOLERANSI 5% dan 10% (4 cincin warna)


Pada cincin warna urutan ke 3, kode warna sudah tidak mewakili angka murni lagi, tapi :
Emas = /10
Perak = /100
---------------
Hitam =  x 1 atau /1 atau diartikan (tidak ada nol)
Coklat = x 10 atau diartikan (0)
Merah = x 100 atau diartikan (00)
Jingga = x 1.000 atau diartikan (000)
Kuning = x 10.000 atau diartikan (0.000)
Hijau = x 100.000 atau diartikan (00.000)
Biru = x 1.000.000 atau diartikan (000.000)
Ungu = x 10.000.000 atau diartikan (0.000.000)
Abu abu = x 100.000.000 atau diartikan (00.000.000)
Putih = x 1.000.000.000 atau diartikan (000.000.000)

Fokus dulu pada cinci warna ke 1 - ke 2 dan ke 3 dulu, kita abaikan dulu cincin ke 4
Praktek membaca warna resistor :



Contoh 1

Coklat - Hitam - Perak
Coklat = 1
Hitam = 0
Perak = /100
Nilai Resistor = 10/100 = 1/10 = 0,1Ω



====================
Contoh 2



Coklat - Hitam - Emas
Coklat = 1
Hitam = 0
Emas = /10
Nilai Resistor = 10/10 = 1/1 = 1Ω



==============
Contoh 3



Coklat - Hitam - Hitam
Coklat = 1
Hitam = 0
Hitam = /1 atau x1
Nilai Resistor = 10/1 atau 10x1 = 10Ω



===============
Contoh 4




Coklat - Hitam - Coklat
Coklat = 1
Hitam = 0
Coklat = x10 atau satu buah nol (0)
Nilai Resistor = 10 x 10 atau 10 ditambah satu buah nol = 100Ω



================
Contoh 5



Coklat - Hitam - Merah
Coklat = 1
Hitam = 0
Merah = x100 atau dua buah nol (00)
Nilai Resistor = 10 x 100 atau 10 ditambah dua buah nol (00) = 1.000Ω
000 (ribu) biasa dibaca kilo (K)
jadi
1.000Ω = 1K atau 1K



====================
Contoh 6




Coklat - Hitam - Jingga
Coklat = 1
Hitam = 0
Jingga = x1000 atau tiga buah nol (000)
Nilai Resistor = 10 x 1000 atau 10 ditambah tiga buah nol (000) = 10.000Ω
000 (ribu) biasa dibaca kilo (K)
jadi
10.000Ω = 10K atau 10K



====================
Contoh 7



Coklat - Hitam - Kuning
Coklat = 1
Hitam = 0
Kuning = x10.000 atau empat buah nol (0000)
Nilai Resistor = 10 x 10.000 atau 10 ditambah empat buah nol (0000) = 100.000Ω
000 (ribu) biasa dibaca kilo (K)
jadi
100.000Ω = 100K atau 100K



====================
Contoh 8



Coklat - Hitam - Hijau
Coklat = 1
Hitam = 0
Kuning = x100.000 atau lima buah nol (00000)
Nilai Resistor = 10 x 100.000 atau 10 ditambah lima buah nol (00000) = 1000.000Ω
000.000 (juta) biasa dibaca mega (M)
jadi
1000.000Ω = 1M atau 1M



====================
Contoh 9


Kuning - Ungu - Perak
Kuning = 4
Ungu = 7
Perak = /100
Nilai Resistor = 47 / 100 = 0,47Ω



====================
Contoh 10



Kuning - Ungu - Emas
Kuning = 4
Ungu = 7
Emas = /10
Nilai Resistor = 47 / 10 = 4,7Ω



====================
Contoh 11



Kuning - Ungu - Hitam
Kuning = 4
Ungu = 7
Hitam = /1 atau x1 atau tidak ada nol
Nilai Resistor = 47 / 1 atau 47 x 1 = 47Ω



====================
Contoh 12


Kuning - Ungu - Coklat
Kuning = 4
Ungu = 7
Coklat = x10 atau satu buah nol (0)
Nilai Resistor = 47 x 10  = 470Ω



====================
Contoh 13



Kuning - Ungu - Merah
Kuning = 4
Ungu = 7
Merah = x100 atau dua buah nol (00)
Nilai Resistor = 47 x 100  = 4.700Ω
4700Ω biasa dipanggil dengan sebutan 4,7K atau 4K7



====================
Contoh 14





Kuning - Ungu - Jingga
Kuning = 4
Ungu = 7
Jingga = x1000 atau tiga buah nol (000)
Nilai Resistor = 47 x 1000  = 47.000Ω
000 (ribu) biasa di beri titel kilo (K)
sehingga
47.000Ω biasa dipanggil dengan sebutan 47K



====================
Contoh 15




Kuning - Ungu - Kuning
Kuning = 4
Ungu = 7
Kuning = x10000 atau empat buah nol (0000)
Nilai Resistor = 47 x 10000  = 470.000Ω
000 (ribu) biasa di beri titel kilo (K)
sehingga
470.000Ω biasa dipanggil dengan sebutan 470K

====================
Contoh 16




Kuning - Ungu - Hijau
Kuning = 4
Ungu = 7
Hijau = x100000 atau lima buah nol (00000)
Nilai Resistor = 47 x 100000  = 4.700.000Ω
000.000 (juta) biasa di beri titel mega (M)
sehingga
4700.000Ω biasa dipanggil dengan sebutan 4,7M atau 4M7




Terakhir untuk Pembahasan Resistor 4 warna (toleransi 5% dan 10%) untuk nilai resitansi


  • Bila cincin warna ke 4 adalah emas, itu menunjukkan resistor dengan toleransi 5%, maksudnya nilai yang tertera pada cincin warna 1 - 2 dan 3 tidak sesungguhnya pas dengan arti kode warna tersebut. Tapi berkisar antar 5% dibawahnya hingga 5% diatasnya, misalnya sebuah resistor dengan tampilan seperti ini:



Merah = 2    Merah = 2    Merah = 00 (x100)   emas = 5%

berarti 2200 Ω atau 2,2 KΩ atau biasa dipanggil 2K2

toleransi = 2200 Ω x 5% = 110 Ω

nilai resistor tersebut tidak pas 2200Ω, tapi berkisar antara :

2200 - 110 = 2090Ω
hingga
220 + 110 = 2310Ω
  • Bila cincin warna ke 4 adalah perak, itu menunjukkan resistor dengan toleransi 10%, maksudnya nilai yang tertera pada cincin warna 1 - 2 dan 3 tidak sesungguhnya pas dengan arti kode warna tersebut. Tapi berkisar antar 10% dibawahnya hingga 10% diatasnya, misalnya sebuah resistor dengan tampilan seperti ini:

Coklat = 1      Hitam = 0      Merah =  00 (x100 )      Perak = 10%

secara umum resistor itu terbaca 1000Ω atau 1KΩ

warna pada cincin ke 4 adalah perak, itu artinya ada toleransi nilai sebesar 10%

toleransi = 1000Ω x 10% = 100Ω

nilai resistor tersebut tidak pas 1000Ω, tapi berkisar antara :

1000 - 100 = 900Ω
hingga
1000 + 100 = 1100Ω


========

  • Untuk RESISTOR dengan TOLERANSI 1%  (5 cincin warna)
karena posting ini sudah cukup panjang maka keputusannya guruKATRO akan bahas dalam posting berikutnya.

Komentar Facebook

Belum ada komentar

Posting Komentar