22/07/19

simpleKATRO Driver Amplifier nyaman didekat lantang di kejauhan

Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Dengan modal dua set Final, Trafo 10A-32VAC, satu speaker 15' dan satu lagi speaker 12', dan kedua speaker itu guruKATRO beli dengan pilihan harga paling murah yang ada di toko paling dekat rumah guruXATRO (yang 15 Rp. 480K dan yang 12 Rp.335K, kedua box salon terbuat dari hardborad yang anti air itu dengan harga murah pula (yang ini murah karena barang lama pada toko YBS).

Dengan Driver SOCL 504, guruKATR0 berusaha sekuat tenaga untuk bisa menghilangkan BASS pecah, namun tak kunjung jua menemukan setting yang diharapkan. Apabila di setel pada level bas masih bulat, maka ketika guruXATR0 bergeser sekitar 50 meter dari depan salon, suara musik sudah hanya sayup sayup terdengar. Coba cara ini coba cara itu namun tetap saja GATOT alias GAgal TOTal, guruKATR0 memang sudah berfikir bila SOCL 504 tidak akan mudah ditaklukkan bila hanya dengan modal 32VAC, walaupun dengan 10A dan Transistor final hanya dua set saja. Dia pasti minta tegangan yang jauh lebih tinggi, dan baru bersedia diajak bekerja sama serta sudi menuruti keinginan sang perakit.




Bosan berkutat dengan SOCL, awalnya ingin mencoba sejenis driver safari, bahkan sudah terlanjur merakit model nagasaki, tapi belum sempat juga dicoba, terlanjur ingat bahwa rangkaian pre-amp ganda model inverting dengan non-inverting (seperti OCL), yang supply emitornya hanya menggunakan tegangan negatif dengan perangkat resistor- zener-elco itu memang mampu bekerja lebih baik dalam mengangkat BASS walau di supply hanya dengan 32VAC, tapi akan terasa sember parau pada saat volume amplifier di putar minim. Beberapa rekan mengatakan biar saja toh itu hanya pada saat volume kecil saja, sedang bila volume besar, serak parau itu akan lenyap, Tapi untuk saat ini guruKATRO sedang tidak ingin menggunakan yang seperti itu.

Akhirnya guruKATRO mencoba mengawinkan dua model driver, pada bagian dirver nya menganut sistem OCL dengan modifikasi nilai resistor, namun mulai dari pre-amp hingga bias guruXATRO menggunakan sistem yang biasa dipakai pada thunder, semuanya menggunakan sistem transistor ganda dengan supply emitor transistor pre-amp, keduanya diambil dari supply untuk kolektor transistor pasangannya. Dengan sistem seperti itu ternyata mampu menghasilkan kualitas tidak parau alias tetap pada saat volume Amplifier dikecilkan. Dan karena Amplifier ini sangat mudah untuk dirangkai, bahkan oleh pemula sekalipun, maka akhirnya guruXATR0 sebut dengan nama simpleKATRO.

Untuk memperoleh kualitas audio seperti yang guruX4TRO inginkan, guruKATR0 juga memodifikasi beberapa nilai resistor, mengganti tipe transistor, nilai dioda zener, dan nilai elko nya.

Keuntungan utama (walau mungkin hanya menurut versi guruKATR0), adalah cukup menggembirakan pada saat terdengar BASS tidak pecah pada level tertentu tentunya.

Keunggulan yang tanpa disengaja adalah model driver ini seakan akan miskin bass bila kita berada di dekat salon, namun pada saat guruXATRO menyingkir sejauh +- 300 meter didepan salon, ternyata kualitasnya masih terdengar sangat jernih, dan terasa sangat balanced antara high - mid- low nya.

Jadi keuntungan dimaksud yang sekarang sedang dirasakan oleh guruK4TRO adalah audio yang tidak terlalu memekakkan telinga disaat kita berada dekat dengan salon, namun ternyata bisa terdengar dengan baik dari jarak yang cukup jauh.

Untuk memperoleh kualitas audio yang seperti itu, tentunya tidak sekedar driver saja yang di oprek oleh guruKATRO. Sementara ini guruK4TR0 belum menggunakan mixer professional, melainkan hanya dua buah TC Pasif, TC yang pertama untuk musik dan TC yang kedua untuk Microphone.

Keluar dari kedua TC digabung menjadi satu kedalam penguat audio khusus rekaan guruKATRO sendiri. Penguat khusus itu terdiri atas 4 x Filter Audio dan didukung oleh 3 x Penguat transistor.

Gambar salah inih

MOHON MAAF YANG DIATAS ITU guruKATRO keliru menggambar, R 47K -C 102 (feedback) dari B menuju E, seharusnya dari B menuju C, seperti gambar dibawah ini :



Filter audio plus penguat bertingkat itu 100% murni karangan guruX4TR0, bila ada yang mau mencoba dipersilakan pelajari skema tersebut

Ingat... hanya dengan TC pasif lalu diperkuat dengan rangkaian karangan guruKATR0 diatas itu, sama sekali tidak ada satupun penguat menggunakan IC Op-Amp ... hasilnya sudah cukup bikin gemes para tetangga yang berjarak cukup jauh dari posisi salon berada.

Sesudah penguat plus filter audio itu langsung masuk ke input Amplifier melalui Potensio Volume Master

Dan inilah Skema driver yang dinikahkan oleh guruKATRO

1. Rangkaian driver,

Kolektor 3055 dapat +
Kolektor 2955 dapat -
Emitor keduanya diberi R 100Ω-2watt ke saluran speaker
Emitor 3055 menuju Basis Final C5200/C2922
Emitor 2955 menuju Basis Final A1943/A1216
Basis keduanya digabung menggunakan seri tiga buah dioda IN4002 (IN4007 juga boleh)
yang penting bila ingin menggunakan tegangan 45VAC keatas jangan menggunakan IN4001
posisi anoda pada Basis 3055 dan posisi katoda berada pada kaki Basis 2955, berarti arus + mengalir dari basis 3055 menuju basis 2955 dan juga arus - mengalir dari basis 2955 menuju basis 3055





2. Transistor Bias
(yang tugasnya disini sepertinya bukan untuk bias)

Dari basis kedua Transistor Driver, masuk ke Transistor Bias, pada OCL hanya satu, hanya dari basis 2955 ke kolektor TIP41 saja, namun disini karena menganut thunder maka menggunakan dua transistor penguat.

Kolektor TIP42 mengalirkan sinyal ke basis 3055
Kolektor TIP41 mengalirkan sinyal ke basis 2955
(NPN men-supply PNP dan sebaliknya)

Emitor TIP42 mendapat tegangan + melalui R 220Ω-2watt
Emitor TIP41 mendapat tegangan - melalui R  220Ω-2watt






Kedua Basis akan menerima sinyal dari penguat akhir sebelum pre-amp



3. Transistor penguat akhir sebelum pre-amp,

Kolektor TIP31 disupply + melalui R 4K7
Kolektor TIP32 disupply - melalui R 4K7

Saluran speaker setelah disaring dengan R 1K, disini guruXATRO, menyebut sebagai saluran inverting (penyebutan ini mungkin salah bagi para ahli elektro - tapi kan guruK4TRO bukan ahli, jadi salah sebut juga harap dimaklumi)

Emitor 31-32 menuju inverting melalui R 330Ω-2watt




(Pada OCL, berhenti sampai disini, karena tingkatan transistor yang disini menggunakan TIP32 itu disana menggunakan A733 atau 2N5401 yang langsung dijadikan pre-amp (input) Amplifier, tapi pada sistem ini akan ada satu tingkat transistor lagi yang baru akan ditugasi sebagai pre-amp (input) amplifier



4. Rangkaian Transistor Pre-Amp

Basis Penguat Akhir TIP31-32 akan menerima sinyal audio dari Emitor transistor pre-amp, transistor pre-amp disini juga dibuat ganda dengan cara basis input digabung menjadi satu.






a. Basis TIP31 mendapat supply + melalui seri resistor 4K7 dan 18K
b. Basis TIP32 mendapat supply - melalui seri resistor 4K7 dan 18K

c. Kolektor JE350 disupply - setelah disaring menggunakan R 4K7 dan tegangan diturunkan ke 24VDC menggunakan dioda Zener 24V

d. Kolektor JE340 disupply + setelah disaring menggunakan R 4K7 dan tegangan diturunkan ke 24VDC menggunakan dioda Zener 24V


cara silang umpan supply seperti pada keterangan a, b, c, dan d diatas itu yang membuat amplifier ini tidak parau pada saat volume kecil

(supply tegangan ke kolektor biasanya peratanya menggunakan elko 100μF, atau 47μF, bahkan pada SOCL menggunakan ukuran 22μF. Namun disini guruK4TR0 memutuskan menggunakan ukuran 470μF, bahkan pada beberapa yang telah dirakit dan sudah laku malah menggunakan ukuran 1000μF. Pemilihan ukuran ini berdasar pengamatan pribadi guruKATR0, yang dirasa sangat membantu kinerja amplifier pada saat datang nada bass yang sangat besar


Emitor transistor pre-amp menyalurkan sinyal audio menuju basis transistor penguat akhir sebelum pre-amp.

Urusan supply Emitor transitor pre-amp ini, Bila pada OCL maupun Yiroshi diberi umpan dari kolektor transistor khusus supply emitor (pada OCL hanya satu transistor, sedang pada Yiroshi menggunakan dua tingkat atau dua transistor). Dan pada simpleKATRO ini Emitor Pre amp hanya tegangan yang diambil dari kolektor transistor pasangannya (sistem silang), dengan disaring R 18K, (bersama dg Basis TIP31/32)

Kedua basis transistor pre-amp (JE340 dan JE350) digabung secara langsung dan agar bisa bekerja dengan baik diberi tegangan dari titik tengah (GND) melalui resistor 22K (bila ingin lebih keras gunakan 47K, bila ingin lebih jernih gunakan 10K

kedua basis itu bertugas sebagai input amplifier dan sinyal audio yang akan masuk disaring menggunakan elko 1μF


5. Rangkaian Inverting

Untuk menyempurnakan kualitas output Amplifier ini, mesti dipasang saluran inverting.
Pada Amplifier tipe lain, inverting input dibuat dengan menggandakan transistor pre-amp dengan common emitor, dan inverting diambil dari basis transistor pre-amp yang bukan untuk input.



Pada tipe Amplifier ini, rangkaian inverting justru diambil dari emitor TIP31/32 setelah melalui R 330 yang merupakan titik R feedback (1K dari Speaker = R Feedback pada amplifier lain juga biasanya ukurannya besar hingga 47K, sedang disini hanya 1K)

untuk inverting input, pada amplifier lain umumnya menggunakan R 100/220/330/560/1K/2K2
namun pada amplifier ini ajaib .... menggunakan 10 atau 20 atau 47 (guruKATRO menggunakan 10)

Elko inverting .... pada tipe amplifier lain kebanyakan menggunakan ukuran 47uF hingga 100uF, bahkan pada SOCL harus 22uF bila diatasnya maka akan bergetar itu speaker ... Ajaibnya pada tipe amplifier ini malah menggunakan 470uF hingga 1000uF, bahkan ada yang menyarankan menggunakan 2200uF, (tapi setelah guruKATR0 coba ternyata antara 1000uF dengan 2200uF terasa sangat sedikit perbedaannya, hampir tak terasa), jadi guruXATRO putuskan untuk menggunakan 1000uF saja, dan anda boleh mencobanya dengan ukuran yang lebih besar misalnya.

(ukuran R -C inverting ... R yang cukup kecil dan C yang cukup besar ini karena pengaruh dari ukuran feedback yang kecil pula, insya Allah nanti akan dibahas juga pada posting lain, tentang mengubah nilai R-F dan R-I pada SOCL agar bisa lumayan walau dengan trafo kecil)



Ya Allah ya Tuhan Kami Yang Maha Bijaksana,
Berikanlah keberkahan yang melimpah,
kepada pembaca kami
yang tidak memblokir iklan
pada halaman ini

bagikan Artikel ini melalui :

Demikian Posting tentang simpleKATRO Driver Amplifier nyaman didekat lantang di kejauhan yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

29 komentar

Mohon maaf
Komentar dengan username :
Anonim
Unknow
mengandung link aktif
spam
TIDAK BISA TAMPIL
pada blog ini

  1. Pak guru, yg filter audio itu satu rangkaian ya tapi dibuat seri sampai 3 buah..apa itu rangkaian peningkat audio yg nomor brp ya di artikelnya..drivernya itu kan ada garis persimpangan itu gabung atau jumper.berarti dr master mixer lgsng kepower g da acc lain di power..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Filter audio itu hanya digunakan oleh para rekan rekan yg lagi ingin ngirit kayak penulisnya,
      pada prakteknya guruKATRO hanya menggunakan rangkaian filter 4 tingkat dengan penguat 3 tingkat tersebut, ditambah TC pasif hasilnya sudah lumayan untk tujuan kualitas audio yang flat.

      tapi bagi yg sudah menggunakan TC-mixer-equalizer dll, jangan funakan filter audio diatas, bisa bisa malah jadi over

      Hapus
  2. G da skema hitam putihnya pak guru..ini drivernya beda sama ocl ya!!rencana mau rangkai,itu terdengar sampai 300m vol sampai jam brp!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. layout black-white belum sempat, sementara masih menggunakan PCB bolong2

      ia 300m bahkan mungkin lebih dikit,
      ceritanya 300m lurus depan rumahku terhalang pekarangan ada rumah tetangga beda gang beda RT, membelakangi rumahku, didepan rumahnya ia sedang menyalakan 2buah 15in + 4buah 12in + 12tweeter, jam 8 malam saya keluarkan 1buah 15in + 1buah 12in (hanya punya itu)

      lalu saya jalan sampai belakang rumah dia, ekh punya saya masih tetep terdengar (karena dia menyalakannya juga gak keras, heheheh)

      dg trafo 32VAC-10A kadang saya biarkan seharian nyala (diruang oprek - semua pintu-jendela ditutup rapat)

      Hapus
  3. Pak mau nanya...
    Kalau speaker Hi-fi itu suaranya kencang Seperti speaker Fullrange Apa seperti Midrange ?
    Terus misal kalo kalau dikombinasikan Woffer, Hi-fi dan tweeter kira² Bagus ngak ya ?
    Mohon maaf bila pertanyaannya kurang nyambung dengan Artikel ini..
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak papa yg penting masih soal elektro
      ===
      kalau tidak salah
      HiFi mengutamakan kejernihan suara
      Full range mengutamakan hampir seluruh nada
      Woofer mengutamakan nada rendah
      ====
      kalaui dipikir pikir mungkin posisi HiFi berada antara Woofer dg Full range

      ====
      jadi kayaknya kurang efisien bila ada Woofer ada HiFi, mungkin sebaiknya pilih salah satu, HiFi atau woofer saja

      Hapus
  4. Mohon maaf pak guru, sepertinya ada yg kurang jelas nih... berapakah nilai C elco yang diseri dgn R 10 ohm ke jalur speakernya ? Terimakasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya dimaafkan ... heheheh
      guruKATRO malah berterima kasih, karena seharusnya penjelasan diatas sampai nomor 5 yang khusus membahas hal tersebut.

      atas masukan dari anda tersebut kini guruKATRO sudah menyempurnakan penjelasan (walau mungkin belum sempurna juga)

      silakan buka kembali dan telaah penjelasan nomor 5 diatas
      sekali lagi terima kasih atas masukannya

      Hapus
  5. Master guru. Saya mau tanya. Rangkaian diatasnya maksimum supplynya berapa vdc dan berapa ampere. Trus maksimum TR finalnya berapa set. Mohon pencerahan master guru. Saya masih ijo royo royo di per amplifieran

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau masih menggunakan TIP41C/42C/31C/32C (KW)
      SEBAIKNYA MENGGUNAKAN 32VAC = 45VDC

      KALAU
      41-42 DIGANTI C5198-A1941 ATAU 3055-2955

      DAN
      31-32 DIGANTI C4793-A1837
      BISA MENGGUNAKAN 63VDC ~ 90VDC

      AMPER TERGANTUNG JUMLAH FINAL,TINGGI TEGANGAN, JUMLAH SPEAKER

      Hapus
    2. Terima Kasih Master Guru atas pencerahannya. Tapi saya masih mendung belum cerah x. Hehehehe. Saya punya trafo sanken 47vac 10A murni. Terus rangkaiannya diatas mau saya rakit stereo dan saya kasih Tr Final sanken. Cocoknya berapa set tr final sanken master guru dengan trafo 47vac 10A. Dan sebaiknya speaker nya pakai yg berapa inci dan berapa watt Master Guru. Maaf Master Guru, kalau saya banyak tanya. Soalnya kwatir, ntar saya salah pakai speaker malah meletup. Hehehehe

      Hapus
    3. 47VAC maka akan menghasilkan sekitar 63VDC
      syarat nomor 1 semua elko harus 80V atau diatasnya

      sebaiknya
      TIP41 ganti dg C5198 atau 3055
      TIP42 gantti dg A1941 atau 2955

      TIP31 ganti dengan C4793 atau MJE 340
      TIP32 ganti dengan A1837 atau MJE 350


      63VDC x 10 = +- 630 watt

      Final 3 set atau 4 set biar adem

      speaker bisa 2x 15" @500 watt masih bisa

      Hapus
  6. Masukkan komentar Anda...resistor 10 ohm sama 2 buah 18 ohm itu apa bisa diganti sama yg lain pak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 18K kaleee = 18000 ohm bukan 18 ohm
      ===
      jawaban sudah ada di FB

      Hapus
  7. eh iya....18k ding.
    hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya 18K itu bisa antara 10K ~ 56K masih binyi juga

      Hapus
  8. selamat malam pak guru...mau nanya nih.
    apakah supply untuk saring kolektor je350/340 boleh diganti dgn yg lain ? saran pak guru apa ya penggantinya ?

    BalasHapus
  9. sip pak guru....skema udah saya kirim ke fb,lama jg saya memikirkan arahan pak guru dan skrg udah mulai paham..trimakasih pak.
    mudah2an sih bener

    BalasHapus
    Balasan
    1. mohon maaf ... disamping harus menggambar dulu ... juga karena lagi agak banyak kegiatan darat (semoga bersabar)

      Hapus
    2. ntar ya lin .... lagi dibuatin skema yang real komponen .... semoga bisa lebih mudah bagimu

      Hapus
  10. selalu nyimak guruuuu,,,

    BalasHapus
  11. enggeh pak...saya selalu sabar nungguin arahan pak guru....
    yg di fb itu udah saya perbarui pak...ga sama dgn yg skema yg dulu.
    saya sengaja pake bahan itu krn kedepannya saya mau ngrangkai komponen dgn berbagai model spt mobil2an,pesawat atau kapal terbang...tp krn saya belum bisa baca skema ya dibuat2 asal2 an..yg penting bener dulu...hehehe

    BalasHapus
  12. Knpa volome kecil suara pecah ya apa ada yg salahh. R22k dlepas volome kecil ga serakk. Atau harus pakai tc yg datas pawer ini????

    BalasHapus
  13. Gan klo tr finalnya gimana

    BalasHapus