PEMBAGIAN PECAHAN DESIMAL SANGAT MUDAH | guruKATRO

1/23/2016

PEMBAGIAN PECAHAN DESIMAL SANGAT MUDAH

Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Alhamdulillaahi rabbil aalamiin
Setelah pembahasan secara eksplisit yang dimulai dari Penjumlahan Pecahan Desimal, kemudian dilanjut Pengurangan Pecahan Desimal dan yang ketiga Perkalian Pecahan Desimal, Bagian terakhir pembahasan secara eksplisit tentang operasi hitung pecahan desimal adalah Pembagian pecahan desimal.

Baca juga :



###########
Cara 1 :


Pada langkah awalnya, proses pengerjaan operasi hitung pembagian pecahan desimal, sama persis dengan proses pengerjaan perkalian pecahan desimal. Yaitu menganggap pecahan desimal itu sebagai bilangan bulat, dengan cara menyingkirkan tanda desimal ( tanda koma ) terlebih dahulu.

9 , 63 : 32 , 1 disingkirkan terlebih dahulu tanda desimalnya menjadi 963 : 321

Setelah tanda desimal disingkirkan terlebih dahulu, langkah kedua adalah  mengerjakan sebagai pembagian. bilangan bulat.

963 : 321 =  3

Langkah ketiga, ini yang berbalik 180 derajat. Bila pada operasi hitung perkalian pecahan desimal, "semua desimal dijumlahkan", maka pada operasi hitung pembagian pecahan desimal "DESIMAL PADA BILANGAN DIBAGI DIKURANGI DESIMAL PADA BILANGAN PEMBAGI"

9 , 63 ada 2 desimal
32 , 1 ada 1 desimal
2 - 1 = 1   >> berarti ada satu desimal pada jawaban

jawaban yang asalnya 3 dijadikan satu desimal menjadi 0 , 3





======================

  • bila hasil pengurangan itu adalah bilangan positif, jumlah desimal pada jawaban sebanyak besaran hasil pengurangan tersebut

A. Bila Hasil awalnya merupakan Bilangan Bulat.

Contoh :
-------------------------------------
1 , 25 : 2 , 5
kerjakan dulu sebagai 125 : 25 = 5

1 , 25 ada 2 desimal
2 , 5   ada 1 desimal
2 - 1 = 1   >> berarti ada 1 desimal pada jawaban

jawaban yang asalnya 5 dijadikan 1 desimal menjadi 0 , 5
------------------------------------
1 , 25 : 25
kerjakan dulu sebagai 125 : 25 = 5

1 , 25 ada 2 desimal
25   ada 0 desimal
2 - 0 = 2   >> berarti ada 2 desimal pada jawaban

jawaban yang asalnya 5 dijadikan satu desimal menjadi 0 , 05
------------------------------------
0 , 125 : 2 , 5
kerjakan dulu sebagai 125 : 25 = 5

0 , 125 ada 3 desimal
2 , 5   ada 1 desimal
3 - 1 = 2   >> berarti ada 2 desimal pada jawaban

jawaban yang asalnya 5 dijadikan satu desimal menjadi 0 , 05
-----------------------------------
0 , 125 : 25
kerjakan dulu sebagai 125 : 25 = 5

0 , 125 ada 3 desimal
25   ada 0 desimal
3 - 0 = 3   >> berarti ada 3 desimal pada jawaban

jawaban yang asalnya 5 dijadikan satu desimal menjadi 0 , 005
======================

  • bila hasil pengurangan itu = nol, maka jawaban tidak mengandung desimal (tidak ada koma)

Contoh :
-------------------------------------
12 , 5 : 2 , 5
kerjakan dulu sebagai 125 : 25 = 5

12 , 5 ada 1 desimal
2 , 5   ada 1 desimal
1 - 1 = 1   >> berarti ada nol desimal pada jawaban

jawaban yang asalnya 5 dijadikan nol desimal tetap 5
-------------------------------------
1 , 25 : 0 , 25
kerjakan dulu sebagai 125 : 25 = 5

1 , 25 ada 2 desimal
0 , 25   ada 2 desimal
2 - 2 = 0   >> berarti ada nol desimal pada jawaban

jawaban yang asalnya 5 dijadikan nol desimal tetap 5
======================
  • bila hasil pengurangan = bilangan negatif , tambahkan nol dibelakang jawaban sejumlah besaran bilangan negatif tersebut.

Contoh :
------------------------------------
125 : 0 , 25
kerjakan dulu sebagai 125 : 25 = 5

125 ada 0 desimal
0 , 25  ada 2 desimal
0 - 2 = -2   >> berarti menambah satu nol dibelakang jawaban

jawaban yang asalnya 5 dijadikan satu desimal menjadi 500
------------------------------------
125 : 2 , 5
kerjakan dulu sebagai 125 : 25 = 5

125 ada 0 desimal
2 , 5  ada 1 desimal
0 - 1 = -1   >> berarti menambah satu nol dibelakang jawaban

jawaban yang asalnya 5 dijadikan satu desimal menjadi 50

======================
======================
======================



B. Bila hasil awalnya sudah merupakan Bilangan Desimal

Bila hasil awalnya sudah merupakan Bilangan desimal, maka hasil pengurangan tanda desimal itu digunakan untuk menggeser tanda desimal.


  • Bila hasilnya bilangan negatif, tanda desimal di geser ke belakang,
  • Bila hasilnya merupakan Bilangan Positif, tanda desimal di geser ke depan,
  • Menggeser tanda desimal sejumlah hasil pengurangan tersebut,
  • Bila hasilnya bilangan nol, tanda desimal dibiarkan apa adanya, tidak usah geser ke depan ataupun ke belakang.

======================

  • Contoh dengan hasil pengurangan tanda desimal merupakan bilangan negatif (geser ke belakang)


1.2 : 3.45

hitung dulu sebagai bilangan bulat :
12 : 345 = 0.0347826086956522

1.2 = satu desimal
3.45 = dua desimal

1 - 2 = -1

berarti tanda desimal digeser satu langkah ke belakang :
0.0347826086956522 menjadi 0.347826086956522

=======================



1.234 : 56.7

hitung dulu sebagai bilangan bulat :

1234 : 567 = 2.17636684303351

1.234 = tiga desimal
56.7 = satu desimal

3 - 1 = 2
berarti geser tanda desimal dua langkah ke depan :
2.17636684303351 menjadi 0.0217636684303351

============================

  • Contoh dengan hasil pengurangan merupakan bilangan nol (tidak digeser kemanapun)

1.23 : 4.56

hitung dulu sebagai bilangan bulat :
123 : 456 = 0.269736842105263

1.23 = dua desimal
4.56 = dua desimal

2 - 2 = 0

berarti tanda desimal tidak digeser, alias dibiarkan saja :
0.269736842105263 tetap 0.269736842105263


Baca juga :

##########
Cara 2 :

Kalikan kedua bilangan desimal itu dengan angka 10 atau 100 atau 100 dst .... tergantung jumlah desimal terbanyak pada soal, baik pada bilangan terbagi maupun pada bilangan terbagi.
  • bila desimal terbanyak adalah satu desimal, kalikan dengan 10
  • bila desimal terbanyak adalah dua desimal, kalikan dengan 100
  • bila desimal terbanyak adalah tiga desimal, kalikan 1000
  • dst ....
========================
Contoh 1 ;

1 : 2.3

Desimal terbanyak adalah satu desimal
yaitu 3 pada angka 2.3

maka dikalikan dengan 10

1 x 10 = 10
2,3 x 10 = 23

akhirnya menjadi

10 : 23 = 0.434782608695652

0.434782608695652 dibulatkan dalam dua desimal menjadi 0.43

sehingga :

1 : 2.3 = 0.43


Baca juga :



=========================
Contoh 2 :

1.2 : 3.45

desimal terbanyak adalah dua desimal
yaitu  45  pada angka   3.45     

maka dikalikan dengan 100

1.2 x 100 = 120
3.45 x 100 = 345

akhirnya menjadi

120 : 345 = 0.347826086956522

0.347826086956522 dibulatkan dalam dua desimal menjadi 0.35

sehingga
1.2 : 3.45 = 0.35



==========================
Contoh 3 :

76.543 : 2.1

Desimal terbanyak adalah tiga desimal
yaitu 543 pada angka 76.543

maka dikalikan dengan 1000

76.543 x 1000 = 76543
2.1 x 1000 = 2100

akhirnya menjadi

76543 : 2100 = 3644.90476190476

3644.90476190476 dibulatkan dalam dua desimal menjadi 3644.90

sehingga

76.543 : 2.1 = 3644.9


Terima kasih pak Jafar Basri atas koreksi bapak.

iya pak .... guruKATRO salah ketik mohon maaf kepada semuanya, yang sudah saya ganti menjadi merah diatas itu keliru letak koma pada jawaban, yang benar adalah sbb :

76543 : 2100 = 36.4490476190476

36.4490476190476 dibulatkan dalam dua desimal menjadi 36.45

sehingga

76.543 : 2.1 = 36.45

sekali lagi terima kasih pak Jafar Basri

Baca juga :





guruKATRO tahu
Iklan sedikit mengganggu LOADING
Tapi pembaca juga PERLU TAHU
Biaya operasional blog datangnya dari tampilan iklan
bagi pembaca yg ingin blog ini tetap ada
bisa membantu dg cara non aktifkan Adblock
agar iklan tampil di halaman ini
Terima kasih atas dukungannya
dan insya Allah
Allah SWT selalu memberi keberkahan
Demikian Posting tentang PEMBAGIAN PECAHAN DESIMAL SANGAT MUDAH yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

18 comments

  1. tlng ajari saya langkah2 pengerjaan pembagian bilangn desimal ini.
    terimakasih sblm y.
    0.015 : 3.600 = ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. 0.015 : 3.600

      3.600 aslinya = 3.6
      karena pada bilangan desimal, nol pada digit terakhir tidak memiliki nilai
      sehingga menjadi
      0.015 : 3.6

      kerjakan dulu dengan
      15 : 36 = 0.416666666666667

      0.015 = 3 desimal
      3.6 = 1 desimal

      3-1 = 2

      karena hasilnya sudah merupakan bilangan desimal - dan hasil pengurangan tanda desimalnya berupa bilangan positif, maka caranya dengan geser tanda desimal ke depan.

      karena hasil pengurangan tanda desimal itu adalah 2, berarti geser tanda desimal dua langkah ke depan
      0.4166666666666667 menjadi 0.0041666666666667

      sehingga 0.015 : 3.600 = 0.0041666666666667

      bisa dibulatkan ke 0.004167
      atau 0.00417
      atau 0.0042
      atau 0.004

      Delete
  2. Kalau 1 : 11.3 = Bagaimana Gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1 : 11.3
      jadikan desima1 sebagai bilangan bulat dulu, menjadi :
      1 : 113

      1 : 113 = 0.00884955752212389
      0.00884955752212389 dibulatkan menjadi 0.009

      bilangan terbagi nol desimal
      bilangan pembagi satu desimal
      0 - 1 = -1

      karena hasilnya merupakan bilangan desimal -
      dan hasil pengurangan adalah bilangan negatif,
      maka geser tanda desimal ke belakang

      karena hasilnya -1, maka geser tanda desimal sat langkah ke belakang
      0.009 menjadi 0.09

      jadi 1 : 11.3 = 0.0884955752212389

      atau 1 : 11.3 = 0.09

      Delete
  3. klu 0.44 : 2.75 gmna gan??

    ReplyDelete
    Replies
    1. 0.44 : 2.75

      kerjakan dengan 44 : 275 dulu,
      hasilnya = 0.16

      kemudian amati :
      0.44 dua desimal
      2.75 juga dua desimal

      2-2 = 0
      berarti jawaban tidak berubah, tetap 0.16

      Delete
  4. Assalammualaukum bagaimana dengan perhit cpt utk 0.042 bagi 0.02

    ReplyDelete
    Replies
    1. 0.042 : 0.02 (geser koma masing masing 2 digit kebelakang)
      0.042 : 0.02 menjadi 4.2 : 2

      anggap saja 42 : 2 = 21

      4.2 ada satu angka dibelakang koma
      sehingga 21 juga menjadi 2.1
      hasilnya 0.042 : 0.02 = 2.1

      mudah kan????

      Delete
  5. Min klo 32,56:6,28=brp?minta langakh langkahnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. 32,56 : 6,28
      kebetulan keduanya sama sama memiliki dua desimal,
      jadi bisa sama sama membuang dua desimal,
      menjadi :
      3256 : 628 = 5,18471337579618

      5,18471337579618 dibulatkan menjadi 5,18

      sama sama membuang dua desimal
      atau
      sama sama dikali 100, hasilnya tetap sama

      jadi
      32,56 : 6,28 = 5,18
      demikian ....

      Delete
  6. min minta tolong kalau 49.015.500 : 9.409,44 itu cara ngerjainnya gimana ya? mohon bantuannya. terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. 49.015.500 : 9.409,44

      desimal terbanyak = dua desimal
      berarti dikali 100

      49.015.500 x 100 = 4.901.550.000
      9.409,44 x 100 = 940.944

      sehingga menjadi
      4.901.550.000 : 940.944 = 5209,1835433352

      5209.1835433352 dibulatkan dalam dua desimal = 5209,18

      jadi ......
      49.015.500 : 9.409,44 = 5209,18

      Delete
  7. Wah terimakasih banyak, ini sangat membantu saya. Lebih sulit dibuku dari pada ini!

    ReplyDelete
    Replies
    1. kembali kasih .... semoga bisa membantu

      Delete
  8. Min saya mau tanya kalo desimalnya di mulai dari angka nol gmnaa pembulatannya , contoh simpel : 4,8 : 0,005 hasil pembagiaannya gmna mohon bantuannya ?? Terimkasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama saja ...
      4,8 : 0,005

      anggap saja sebagai 48 : 5

      48:5 = 9,6

      4,8 > satu desimal
      0,005 > tiga desimal

      1-3 = -2 >berarti buang dua dua desimal
      padahal 9,6 hanya punya satu desimal ???

      caranya bayar kekurangannya dengan nol
      9,6 buang satu desimal menjadi 96
      harusnya buang lagi satu desimal,
      tapi kan sudah tidak punya,
      maka bayar dengan nol
      sehingga menjadi 960

      jadi 4,8 : 0,005 = 960

      silakan dicek hasilnya dengan kalkulator atau excel ...

      Delete
  9. Pak, itu 76,543 : 2,1 = 3644.90476 atau 36.4490476. Sebelumnyan Sangat Membantu. Terima Kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sangat berterimakasih guruKATRO kepada pak Jafar Basri, benar yang bapak maksudkan dan itu guruKATRO yang keliru.

      Sekali lagi terima kasih pak dan mohon maaf kepada semua pembaca

      Delete