11/13/2018

Skema Amplifier TDA2030 Tegangan Tunggal

komentar : 48
Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Lazimnya Power Amplifier dengan Final IC TDA2030 dirangkai dengan sistem Tegangan Simetris, hal ini sebagaimana pernah guruKATRO perlihatkan skemannya. Dimana Sumber Tegangan yang di umpankan memiliki tiga terminal, yaitu :

1. Saluran Tegangan Positif (+)
2. GND atau CT atau Ground
3. Saluran Tegangan Negatif (-)

Dengan sistem Power supply simetris itu sudah tidak diragukan lagi bila Amplifier dengan final IC TDA2030 sudah cukup mampu untuk memuaskan penikmatnya, walau hanya sekedar Hiburan kamar saja.

Dengan sistem tegangan simetris tersebut, mengharuskan operatornya untuk hanya menggunakan sumber tegangan dari jala jala listrik PLN atau sejenisnya, yang kemudian diolah dengan TRAFO CT, sehingga pada ujungnya bisa mengeluarkan tegangan simetris.

Karena sesuatu dan lain hal, ada beberapa sahabat guruKATRO yang menginginkan skema Final Amplifier dengan IC TDA2030 ataupun TDA2050 dibuat dengan sitem Tegangan Tunggal alias non-simetris atau ada pula yang menyebut engkel. Karena beliau menginginkan TDA2030 dengan sumber tegangan AKI 12 volt.

GAMBAR 1


Bisa gak yah????????

Sesungguhnya tegangan simetris juga bisa dibuat dengan sumber tegangan dari AKI/Baterai. Untuk membuat tegangan simetris dari sumber tegangan seperti ini dibutuhkan minimal dua buah aki yang dipasang secara seri. Sambungan seri itulah yang akan dijadikan GND/CT.

GAMBAR - 2

atau bila ingin keluar +24V CT -24V, bisa dengan 4 buah aki 12V

GAMBAR - 3


Tapi coba hitung, untuk memperoleh tegangan 24V CT kita harus membeli empat buah aki 12 volt, satu aki harganya berapa? kali 4 sama dengan berapa rupiah????

Atau bisa juga menggunakan satu buah aki 12V, namun di ubah dulu itu setrum aki menggunakan inverter, sehingga keluaran tegangannya berubah menjadi simetris, dan inverter bisa sekaligus untuk menaikkan tegangan, misalnya dari 12volt menjadi 24 volt

GAMBAR - 4


Sedangkan yang akan di bahas dibawah ini adalah sebuah Amplifier dengan final IC TDA 2030 agar bisa dioperasikan hanya dengan satu buah aki 12 volt dan tanpa menggunakan inverter juga, alias menggunakan tegangan engkel atau tegangan tunggal atau tegangan non-simetris.

Yuk kita mulai merangkai step by step

1. Mulai dari kaki nomor 1.
Tapi untuk jenis ini mesti sekaligus melibatkan kaki nomor 3 (-) dan juga kaki nomor 5 (+), karena ada resistor yang akan dihubungkan kepada kedua kaki tersebut.

a. Urusan input audio dulu, pasang elko 1µF dari kaki 1 lalu jumper dengan R 22K ke negatif (GND)

GAMBAR - 5


b. Ini yang melibatkan kaki 3 dan kaki 5

Buat dulu bias tegangan negatif dari kaki 3 (GND) dan juga bias tegangan positif dari kaki 5 (+).
keduanya menggunakan R 100K

GAMBAR - 6


c. Bias tegangan dari + dan - yang sudah disaring menggunakan R 100K itu di stabilkan dengan memasang elko 22µF menuju - (GND) atau kaki 3

GAMBAR - 7


d. Setelah itu baru berikan ke kaki satu, juga dengan disaring menggunakan R 100K

GAMBAR - 8

Selesai sudah urusan Kaki nomor 1,


2. Lanjut kerjaan ke kaki nomor 2

ini sangat ringan .... hanya memasang resistor 4K7 diseri dengan elko 22µF menuju - (GND) atau kaki 3.

lalu pasang pula R 150K dari kaki 2 menuju kaki 4 (speaker)

GAMBAR - 9

Selesai sudah urusan kaki 2

3. Kaki 3 sambungkan ke GND atau tegangan negatif (-), selesai ...

4. Lanjut ke kaki nomor 4 (KE SPEAKER)

Pasang Elko dengan kapasitas 1000µF atau 2200µF dari kaki 4 menuju kabel speaker

Setelah elko atau pas pada saluran menuju speaker ... pasangkan resistor 1Ω  yang di seri dengan capasitor 220 nano alias 0,22µF menuju GND 

GAMBAR - 10


5. Kaki 5 sambungkan ke tegangan positif (+), selesai urusan kaki 5

6. Lanjutan alias Finishing ......

a. Finishing Wajib ....
Dari kaki 5 menuju kaki 3 pasangkan elko 2200µF atau 3300µF atau 4700µF dengan posisi kaki + elko pada kaki 5 dan kaki - elko pada kaki 3

GAMBAR 11


b. Finishing Opsional (bisa menjadi wajib bila menggunakan sumber tegangan dari trafo)

Sebagai pengaman IC maupun pengaman speaker,
- pasang dioda dari kaki 4 menuju kaki 5 (+) dengan posisi kaki - dioda pada kaki 4
- pasang dioda dari kaki 4 menuju kaki 3 (-) dengan posisi kaki + dioda pada kaki 4

GAMBAR 12



kayaknya sudah selesai tuh, coba
- pasang input ke sumber audio,
- pasang SP GND ke salon speaker,
- pasang  + ke kaki + aki
- pasang - ke kaki - aki
- atur volume !!! bunyi apa tidak??
- kalau bunyi kualitasnya seperti apa???


NB :

- hati hati memasang polaritas aki, bila terbalik akan membuat IC TDA2030 langsung mati.
- Pada datasheet tertera tegangan minimal 4 volt dan maksimal 18 volt, seharusnya di beri 12 volt sudah bisa menghasilkan kualitas audio yang cukup bagus. Tapi entah lah guruKATRO sendiri belum pernah mencobanya.

- Skema ini bisa juga dipasang dengan IC TDA2050, tapi yang jelas akan membutuhkan aki yang lebih besar agar bisa awet.

Penulis berbagi PENGETAHUAN
Pembaca mendukung dg TIDAK MEMBLOKIR IKLAN
dg SALING PENGERTIAN seperti ini
Insya Allah kita selalu dalam KEBERKAHAN

Demikian Posting tentang Skema Amplifier TDA2030 Tegangan Tunggal yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

48 komentar

Admin memberi kesempatan bagi pembaca yang kesulitan komentar menggunakan akun google. Namun dalam berkomentar harus ditetapkan satu nama diri yang tetap.
Komentar dengan identitas Unknow dan Anonim atau sejenis SPAM dan mengandung LINK AKTIF tidak akan diterbitkan.

  1. Alhamdulilah....semoga sehat selalu banyak rizkinya Amiiiinn..
    Trimakasih pakde?? Sampean udh bikin dari aki 12 vol ini sangat bermanfaat buat saya pribadi sekali lagi trimakasih banyak sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin dan kembali kasih, silakan dicoba dulu, semoga hasilnya tidak terlalu mengecewakan

      Hapus
    2. Assalamualaikum mas.....apa pengaruh rangkaian ic 2030 simetris dengan catu daya single....mohon penjelasan nya.....terimakasih

      Hapus
    3. Pilihan antara simetris atau single bukan karena pengaruhnya
      tapi karena keadaan catu daya yg kita miliki
      =======
      pengaruh itu merupakan akibat saja
      akibat
      bila menggunakan simetris akan menghasilkan kualitas lebih bagus
      dan sebaliknya bila menggunakan single kualitas ada dibawah simetris
      ======
      kesimpulannya
      bila bisa menggunakan simetris, maka pilih saja simetris
      kecuali bila kita hanya punya aki sebagai catu daya, maka kita pilih single

      Hapus
  2. Saya udh bikin dan hasilnya mantaaap lumayan keras suaranya pakde??...
    Sampean punya akun facebook atau WA yg bisa di hubungi..??? Saya mau beli'in sampean pulsa sebagain tanda terimkasih saya ke sampean..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillaah kalau memang sudah di praktekkan dan hasilnya lumayan ... sukses selalu !!!

      FB Insta Linkd Pint G+ Telegram saya punya,

      tapi krn beberapa tahun terakhir saya memutuskan utk tidak menggunakan smartphone
      sehingga malah saya gak punya WA

      FB : https://web.facebook.com/ab.hamid.mia

      Kalau mau ikhlas ttg pulsa ke nomer MODEM saja
      (hanya nomer MODEM yang saya punya)
      085713592814

      terima kasih sebelumnya
      sesungguhnya kalau gak juga gak papa,
      soalnya saya juga dapet dari pengunjung yang mau melihat lihat isi ILKAN pada blog ini

      Hapus
  3. Ea gak apa2 yg penting bisa di hubungi pakde??

    BalasHapus
  4. Facebook sampen kok gak ketemu saya cari" di akun fb saya pakdek???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pas di atas komentar blog paling atas ini ada kolom komentar facebook, Device Mas Heri bisa buka gak??? kalau bisa buka komen FB diatas, nanti aku mau komen FB dan Mas heri pasti akan menemukan FB saya

      Hapus
    2. atau copas saja alamat ini
      https://web.facebook.com/ab.hamid.mia

      Hapus
  5. Siap pakde??
    Oya pakde...klo yg ini kan mono klo mau setreo gimana pakde??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk IC type TDA 2003 - 2005 - 2007 - 2008 - 2030 - 2050 dsj

      semuanya jenis mono, bila ingin stereo maka harus membuat dua unit disejajarkan

      Hapus
  6. Saya udh bikin dua yang saya bingung cara nyambung jadi setreo gimana pakde??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sesudah buat satunya lagi berarti punya amp 1 dan amp 2 :

      antar amp 1 dengan amp 2 :

      1. gabung kaki 5 amp 1 dg kaki 5 amp 2
      2. gabung kaki 3 amp 1 dg kaki 3 amp 2
      3. GND amp 1 gabung dg GND amp 2

      anggap saja amp 1 jadi L, sambungkan ke salon L, dan
      anggap saja amp 2 jadi R, sambungkan ke salon R.

      input juga begitu

      input amp 1 anggap saja input L
      input amp 2 anggap saja input R

      Hapus
  7. Trimakasih pakde???

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kembali kasih
      oya itu saya lupa yg nomor 3
      kalau tegangan tunggal GND sudah nyambung dg kaki 3

      NB :
      bila mau kasi logam pendingin jangan lupa sambungkan ke kaki 3 juga biar aman

      Hapus
  8. R 4k7 kalau gak ada di ganti yang berapa,150k ganti 100k bisa kah

    BalasHapus
    Balasan
    1. R 4K7 dari kaki nomor 2 menuju elko 22µF ke negatif (GND) maksudnya ???

      kalau mau diganti jangan 15oK atau 100K
      tapi ganti dengan 3K3 atau 3K9 atau 5K6 atau 6K8 atau 8K2 atau paling tinggi 10K

      Hapus
  9. Tanya lagi pakde??
    Itu R 1hom yg di jemper capasitor jeni yg mempunyai +- maksudnya kapasitor jnis apa?? Trimakasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu jenis tantalum, katanya lebih tahan panas dan memiliki polaritas (bipolar/+-), nilainya setara dengan elko bipolar 0,22µF

      bisa juga ganti dengan jenis milar/keramik/polyester/MKM senilai 224 (220 nano)

      nilai asli pada sekma pabrikannya sebenanrya 0,47µF atau 474 (470 nano)

      Hapus
  10. Trimakasih penjelasannya pakde...
    Oya pakde...sya kan nyobak pakek potensio 1 volume arah jm 11/12 kok suaranya pech apa lagi smpek full tapi klo klo dibawah jam 11 aman dan suaranya lumayan mantab...knpa ya pakde?? Mf klo ngerepotin dan sllu banya tanya...trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kembali kasih ....
      banyak tanya ??? saya malah seneng, biar blog terasa ramai ....
      itu berarti tulisan saya ada yang sudi membaca .....

      o iya ... ntar saya experiment dulu ... kebetulan saya juga lagi membuat TDA2050/2030 singleSupply

      tapi Mas Heri bisa juga eksperimen sendiri... coba ganti
      - R feedback kaki 2 ke kaki 4 = 150K) dengan ukuran 47K atau paling kecil 22K

      - semua R yang 100K juga bisa diganti dengan ukuran paling kecil 22K

      - bila suara terasa kurang besar, ganti R kaki 2 (inverting-input) dengan ukuran 680Ω


      semakin banyak eksperimen akan semakin banyak pengetahuan baru, walau kadang ada resiko komponen jadi korban ....

      Hapus
  11. Siap pakde akan saya tunggu postingan tambahan biar mantap...dan ditambah postingan bagian bawa untuk setreo

    BalasHapus
    Balasan
    1. ntar akan dibuat postingan baru saja, stereo amplifier 28/64 watt dengn IC TDA2030/2050

      sebab menurut versi guruKATRO yang akan di posting nanti, satu PCB yang sama bisa diisi TDA2030 atau bisa juga untuk TDA2050 ... tinggal pilih mau pakai yang mana?? pilih 2x14watt atau pilih 2x32watt

      tunggu ya .... gambarnya lagi di rapikan dulu ....

      Hapus
  12. Sya akan sllu siap mununggu pakde...???

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah di buat atuh ... pada posting terbaru blog guruKATRO ini ... semoga bisa menemukan dan semoga sukses ber eksperimen

      Hapus
  13. Mas itu ukuran elco apa semuanya hrs 50v sprt elco 22uf sy punyanya yg 22uf 35v ama 25v. Trs dioda ukuran brp itu nempel ggk di kaki 4.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak mas, kan TDA2030 rekomendasi tegangan supply paling tinggi 15V atau bila terpaksa ingin 18V, jadi elko 25V pun masih bisa apalagi 35V

      intinya tegangan tertulis pada badan elko itu tidak boleh lebih rendah dari tegangan yang digunakan

      ====
      itu dioda IN4001, kalau mau gunakan bekas lampu neon jari IN4007 juga bisa

      Hapus
    2. Mas...
      Elco yg 1000uf bisa ggk pake 1000uf 25v/16 sama elco 4700 pake 2200uf 16v

      Hapus
    3. kalau diberi makan setrum 12v atau 15 volt maka elko boleh pakai yg 16 volt, seperti yg anda sebutkan itu boleh 1000uF/16V atau 1000uF/25V

      yang 4700 bisa juga pakai 2200/16 volt aman juga

      Hapus
    4. Maaf mas bnyk tanya ni capasitor 220 bisa di gnti ggk ama 222 atau yg lain maklum memanfaatkan barang yg yg ada

      Hapus
    5. 220 nano Farad itu dg lambang 224 artinya 220.000pF
      2,2 nano Farad itu dg lambang 222 artinya 2.200pF
      jadi selisihnya terlalu jauh

      bisa coba gunakan 104 atau 154 atau 334 atau 474, pokoknya yang angka terakhirnya 4 gituh, sebab 4 itu lambang jumlah nol

      di misalkan uang harusnya bayar 5000, karena gak ada 5000 an
      gak mungkin dong ganti 500 atau 50 atau 5

      tapi alternatifnya 4500 atau 4000 atau 5500 atau 6000

      begitu kira2 ibaratnya

      banyak nanya gak apa2 disini malah senang
      asal yang saya bisa ,,, insya Allah akan dijelaskan, kalau yang saya juga gak bisa ... yah cuma mohon maklum dan juga mohon maaf

      Hapus
  14. Pakai arus 6volt bisa ap gk pak guru?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tegangan maksud nya mungkin
      ===============
      tegangan = volt
      arus = ampere
      ===============

      coba saja dulu, kayaknya sudah bisa bunyi, tapi kualitasnya seperti apa saya kurang tahu
      ===============
      bila hasilnya tidak memuaskan sedang kita masih tetap ingin 6V, coba gunakan Amplifier dengan IC LA4183, ada skemanya di blog ini juga

      Hapus
    2. Ok pak guru terima kasih masukan ny. .
      Saya bkn lulusan elektro pak, tapi saya mau belajar dikit2. .

      Hapus
    3. kembali kasih
      saya juga gak pernah belajar elektro secara resmi
      dulunya hanya tular menular antar teman saja .....
      tapi alhmdlh 1990-2000 pernah jadi bengkel yg cukup laris

      Hapus
  15. Pak. . Buatan saya kok suara nya pecah ya. . Kyk bersemut gitu pak. .
    Ap karena saya pakai resistor kaki 2 ke kaki 3 pkek yg 100k pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakek berapa volt???

      Hapus
    2. saya pkek 6volt pak
      Saya coba juga pakek 12volt tmbah berisik pak. .

      Kira2 dmn letak ksalahan ny pak. .
      Ap kualitas pnyolderan yg kurang baik?

      Hapus
    3. kalo pake 12V apalagi 6V coba semua R yang 100K atau 150K diganti dengan ukuran 22K, barangkali bisa mengatasi

      Hapus
    4. pake aki apa trafo ???

      Hapus
    5. 12 volt ny pkek adaptor pak. .

      Ok pak saya coba masukan ny.. mudah2an teratasi masalah ny. .

      Hapus
  16. Skema ini pkek tda 2050 bisa jg pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. skema sama ... tapi 2050 butuh tegangan lebih tinggi lagi

      Hapus
  17. mantab pak guru,ini yg saya cari2

    BalasHapus