1/07/2019

Dual NPN Complementary Amplifier

komentar : 4
Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Umumnya .... walau tidak terlalu umum juga, heheheheh ... Final Transistor serangkai Amplifier berupa pasangan Transistor PNP dengan NPN.

Namun karena sesuatu dan lain hal, misalnya karena barusan membuat inverter atau membuat DC-regulator, atau karena salah satu Amplifier kita setelan drivernya tidak linear dan membuat sering terjadi transistor final mati sebelah, menyebabkan kita dipaksa menyimpan sekian jumlah transistor dengan tipe yang sama. NPN semua atau PNP semua.

Sedang bila kita membeli yang baru, TOKO atau penjual memaksa kita untuk membeli sepasang sekaligus.

Demi memanfaatkan transistor bernasib malang tersebut, maka dibuatlah semacam Amplifier dengan Final transistor kembar alias kiwo tengen podo ae, bisa sama sama PNP, bisa juga sama sama NPN.

Dan karena Posting ini juga demi memenuhi permintaan seorang teman di FB, maka yang akan di bahas kali ini adalah yang Transistor sama sama NPN, lebih spesifik lagi keduanya transistor 3055. Walaupun pada kenyataanya tidak serta merta wajib menggunakan 3055, tapi bisa juga transistor final Amplifier lainnya, yang penting jenis NPN, misalnya yang kecil kecilan menggunakan TIP31/D313, atau bisa juga menggunakan 2SC5200, 2922. guruKATRO telah mengamati beberapa skema yang intinya menggunakan final transistor dua NPN, hasilnya goresannya menjadi seperti ini :



Pada awal kalimat paling atas disebutkan tidak terlalu umum, karena sesungguhnya telah lama ada jenis Amplifier semacam ini, misalnya yang dulu di tahun 2000 an pernah guruKATRO gunakan, 60 watt stereo Amplifier dengan final IC TIP31 atau kadang juga menggunakan D313, dengan skema seperti ini :




Lalu guruKATRO padukan dengan yang ini :





Akhirnya menjadi seperti ini, silakan amati komponen komponenya




Bila letak transistor dianggap mengganggu tampilan komponen lainnya, ini guruKATRO cabut dulu transistornya





Sedang apabila di brunduli, maka layou PCB ternyata hanya seperti ini





oh iya
bila setelah dibuat ternyata :


  1. Over Treble, ganti R bernomor 1 dengan ukuran yang lebih besar, sebaliknya bila minim treble anda bisa mengganti dengan ukuran 390 atau 330 atau 270 atau 220
  2. Bass terasa kurang nendang, ganti R bernomor 2 dengan ukuran yang lebih kecil, misalnya 1K5 atau 1K atau 560
  3. Treble terasa terlalu kasar, ganti C bernomor 3 dengan nilai yang lebih kecil, misalnya 823 atau 683 atau 563 atau 473 atau 333
  4. Over Bass, ganti C bernomor 4 dengan ukuran 47uF atau 33uF atau 22uF atau 10uF
  5. Volume kurang keras, ganti R bernomor 5 dengan ukuran 15K atau 10K atau 5K6 atau 1K
  6. R bernomor 6 bisa diganti dengan jumper kawat.
Dan bagi yang mau coba cetak PCB, bisa ambil black-white-layout DARI SINI


Penulis berbagi PENGETAHUAN
Pembaca mendukung dg TIDAK MEMBLOKIR IKLAN
dg SALING PENGERTIAN seperti ini
Insya Allah kita selalu dalam KEBERKAHAN

Demikian Posting tentang Dual NPN Complementary Amplifier yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

4 komentar

  1. mas kalo modif ocl 150w untuk meredam bass kusus untuk toa apanya yg hrus di ubah , saya mohon mas skema nya di uplod di sini , ini untuk toa di masjid agar suara keras lantang dan aman ke corong toa .. mksh sblumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kembali kasih
      sudah ada beberapa request serupa sebelumnya, namun hingga saat ini guruKATRO belum sempat mencoba secara langsung pada speaker TOA horn, sehingga belum berani untuk memublikasikanya, takutnya malah nanti ada pembaca yang jadi korban eksperimen, mohon bersabar dan perlu diingat bukan hanya bass yang membahayakan TOA horn, treble over malah lebih mudah untuk memutuskan spul

      Hapus
  2. Skema sama layaoutnya kok beda mas, tolong di jelasin mas,, maaf kurang memahami

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya beda donk ... namanya juga usaha perpaduan dari dua skema menjadi satu varian baru ....

      anda bisa pilih skema yang pertama, boleh juga skema yang kedua

      atau bahkan pilih print layout buatan guruKATRO dan pemasangan komponennya mengikuti gambar komponen yang ada diatasnya

      Hapus