9/22/2018

Buffer Audio untuk Satelit Sub Woofer

komentar : 0
Assalaamu alaikum sahabat guruKATRO,

Pada Posting yang telah berlalu, guruKATRO pernah menyajikan contoh buffer audio control untuk Sub Woofer, baik yang berbahan Transistor maupun yang menggunakan IC, bahkan guruKATRO juga pernah posting Rangkaian Amplifier yang bisa digunakan untuk Sub Woofernya.

Sehingga pada kesempatan ini guruKATRO merasa ingin melengkapi sesuatu yang berkaitan dengan posting posting tersebut, yaitu dengan share contoh buffer atau bisa juga dianggap sebagai control audio yang khusus diperuntukkan output menuju Satelit dari home theatre yang ber sub woofer.



Rangkaian yang akan di share dibawah telah diusahakan oleh guruKATRO agar bisa mendapatkan output audio dengan kualitas maksimum treble, cukup middle dan minimum bass. Namun disarankan juga bagi para electronic-hobbier, terutama para pemula (maaf bagi yang sudah mumpuni, pasti tak akan betah baca yang seperti ini).



Untuk melakukan eksperimen dengan mengganti ukuran ukuran komponen tertentu, dengan tujuan agar output audio bisa mencapai kualitas sesuai dengan yang di kehendaki oleh masing masing pribadi. Inti sesungguhnya posting ini hanyalah skema dasarnya, pengembangannya silakan ditentukan oleh selera masing masing.

Sekilas kelihatan cukup rumit, namun bila mau mengikuti langkah demi langkah, pasti akan terasa oh begitu mudahnya :

1. Buat terminal dulu yang datang dari output sumber audio L dan R

baik pada input L maupun pada inpu R, kita buat dual input.
Input L kita bagi dua dengan menggunakan dua buah Resistor 4K7, satu resistor akan menuju buffer Satelit yang lainnya akan menuju control audio untuk sub woofer.

Begitu juga dengan nasib input R. Sehingga bila kita memiliki sumber audio stereo (L dan R), langkah ini memerlukan 4 buah resistor ukuran 4K7



  • 4K7 bukan ukuran mutlak, menggunakan nilai yang lebih tinggi akan disarankan apabila terjadi over audio.


Pada kesempatan kali ini, kita abaikan rangkaian yang akan menuju sub woofer, karena materi tersebut sudah di bahas pada posting terdahulu. Kita fokus pada aliran audio yang akan menuju satelit. Tapi untuk yang masih penasaran dengan rangkaian driver/buffer/control-audio untuk sub woofer, bolehlah silakan buka :

buffer SUB WOOFER MENGGUNAKAN IC UA741
atau
buffer SUB WOOFER MENGGUNAKAN TRANSISTOR C945


2. Membuat buffer audio dengan transistor C458.

guruKATRO menyarankan menggunakan transistor C458 setelah membuka amplifier TOA horn yang jelas jelas mengutamakan middle audio. Ternyata dari pre amp mic hingga buffer rata rata dia menggunakan transistor C458. (masuk akal kan ????)



  • Kaki Basis tarnsistor C458 bertugas menjadi input, setelah disaring menggunakan C 220 nano (224), bisa juga dengan elko nonpolar, atau bila menggunakan elkon bipolar, pastikan kaki + elko yang terpasang di kaki basis transistor. Agar C 458 bisa bekerja, beri tegangan bias + menggunakan resistor 470K, dan bila ingin nada terasa lebih nendang, coba ganti dengan 330K.


  • Kaki Kolektor transistor C458 yang bertugas sebagai saran transformer mendapat jatah tegangan +  (positif) secara langsung.


  • Kaki Emitor yang ditugaskan menjadi alat pengeluar audio, agar ia mau bekerja, silakan beri tegangan - (negatif) melalui resistor 4K7, dan keluaran audionya mesti disaring dulu menggunakan C 220 nano (224), bisa juga dengan elko nonpolar, atau bila menggunakan elkon bipolar, pastikan kaki + elko yang terpasang di kaki basis transistor.


3. Membuat filter audio

Filter audio ini mempunyai tugas untuk menepis nada rendah, dan nada menengah yang kurang disukai. Dan membiarkan nada tinggi tetap lewat walau tidak dengan bebasnya.




  • Dari ouput Transistor yang sudah melalui C 224, untuk menghantarkan nada tinggi kita saring menggunakan capasitor 3,3 nano (332). Ukuran 332 bukan sesuatu yang mutlak, anda bisa mengganti sesuai selera anda. bila ingin treble lebih menyengat coba ganti dengan 392 atau bahkan 472. namun bagi yang ingin treble terasa lebih lembut coba ganti dengan ukuran 272 atau 222.
  • Rasanya pasti tidak enak di telinga bila yang ada hanya nada tinggi saja disana, walaupun sudah dipasang sub woofer, pasti sub woofer akan terasa medok. Makanya aliran audio itu harus di paralel dengan resitor  agar ada nada yang ada dibawahnya ada yang ikut terbawa. Resitor juga harus terdiri atas dua buah yang dipasang secara seri. Pemasangan secara seri ini bertujuan agar kita ada kesempatan untuk menepis nada nada yang hendak tidak diikutkan. Pada bagian input, gunakan Resistor ukuran 22K, ini juga bukan ukuran mutlak, silakan ganti ganti sendiri hingga menemukan kualitas sesuai selera anda. Pada bagian output gunakan resistor ukuran 4K7 atau ukuran yang dekat dengannya.
  • Untuk menepis nada nada yang tidak disukai, pasanglah rangkaian penepis nada menengah yang terbuat dari seri antara capasitor ukuran 104 (100 nano) dengan resistor ukuran 4K7. Untuk menyesuaikan selera telinga bisa dengan mencoba gonta ganti capasitor dan resitornya.
  • Output dari filter audio ini akan masuk lagi ke penguat transistor, dan lagi lagi masih menggunakan tipe C458.

4. Membuat rangkaian Penguat Transistor

Setelah audio keluar dari rangkaian filter, pastinya volume akan menjadi kecil, untuk mengembalikan volume, mari kita buat rangkaian penguat transistor.

Rangkaian ini guruKATRO buat dengan model sangat mirip dengan yang ada pada Amplifier TOA.




  • Output dari filter audio masuk ke kaki basis transistor penguat C458 melalui Capasitor  224, pada TOA ini menggunakan elco 1µF tipe bipolar, bila anda ingin, silakan gunakan seperti yang ada pada TOA. Kaki Basis diberi bias tegangan + dari kolektor melalui resistor 100K, pada TOA menggunakan 56K, pasti tepisan feedback akan lebih mumpuni. Silakan anda coba dengan 100K atau 56K. SARAN : jangan terlalu besar, nanti akan muncul nada rendahnya, jangan pula terlalu kecil, nanti akan membuat volume jadi minim.


  • Emitor mendapat tegangan - (min) melalui resistor 68Ω, pada Toa menggunakan 56Ω, silakan anda tentukan sendiri, bahkan bisa juga coba dengan ukuran 47Ω. Pilih yang mana yang serasi dengan telinga anda.


  • Kolektor diberi tegangan + melalui resistor 4K7 dan sekaligus sebagai output audio. Output di saring dengan MKM 224 (220 nano), pada TOA ini menggunakan elco 1µF tipe bipolar, bila anda ingin, silakan gunakan seperti yang ada pada TOA


5. Membuat rangkaian pengontrol Volume Satelit.

Rangkaian ini tidak guruKATRO sediakan gambarnya, karena hanya merupakan 1buah potensio stereo atau mungkin juga dua buah potensio mono.

Dari output penguat transistor masuk ke kaki 3 potensio melalui capasitor 224 itu ....
Dari kaki 2 potensio di alirkan audio menuju power amplifier Satelit jenis stereo..
Bila anda menghendaki yang mono tinggal buang (jangan rangkai) satu input L atau R nya, potensio juga cukup gunakan satu buah jenis mono.

Amflifier bisa menggunakan TDA 2030



NB :


  • Mohon maaf karena guruKATRO ingin memberikan gambar yang jelas bagi yang sedang belajar, sehingga ukuran gambar menjadi cukup besar, agar blog tidak lemot, akhirnya guruKATRO mediumkan ukuran gambar,
  • Bagi yang ingin memperoleh gambar dengan kualitas murni, silakan klik kanan gambar, pilih lihat gambar pada tab baru, setelah halaman baru terbuka, lihat alamat browser. Berikutnya ganti angka s320 menjadi s1600, lalu klik enter dan ambil gambar dengan ukuran besar.
  • Pada gambar guruKATRO menggunakan Capasitor jenis MKM, walau katanya itu lebih bagus, namun anda bisa juga menggunakan jenis Polyester atau Milar, tapi usahakan tidak menggunakan kondensator keramik.

Penulis berbagi PENGETAHUAN
Pembaca mendukung dg TIDAK MEMBLOKIR IKLAN
dg SALING PENGERTIAN seperti ini
Insya Allah kita selalu dalam KEBERKAHAN

Demikian Posting tentang Buffer Audio untuk Satelit Sub Woofer yang dapat guruKATRO sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

Tidak ada komentar

Facebook Comments